Kamis 07 Mei 2020, 16:35 WIB

Tahapan Exit Strategy Covid-19 yang Viral Ternyata masih Kajian

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Tahapan Exit Strategy Covid-19 yang Viral Ternyata masih Kajian

Istimewa
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir membantah ihwal menyebarnya tahapan exit strategy pandemi covid-19.

 

DEPUTI Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir membantah pemerintah telah mempersiapkan exit strategy pandemi virus korona atau covid-19.

Tahapan tersebut merupakan alternatif dari satu kajian yang dilakukan oleh internal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ditegaskan, itu bukan suatu kebijakan yang sudah pasti akan diambil oleh pemerintah.

"Munculnya tahapan tersebut ketika Menko (Airlangga Hartarto) menyampaikan beberapa alternatif tahapan penyelesaian covid-19 pada acara Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Lalu ada peserta yang foto dan lalu diviralkan. Itu masih alternatif usulan dari suatu kajian seperti tahapan exit strategy yang dilakukan di negara lain. Jadi tahapan itu belum keputusan dan baru kajian internal di Kemenko Perekonomian," tutur Iskandar saat dihubungi, Kamis (7/5).

Baca juga: Waisak di Tengah Pandemi, Anies; Terima Kasih Umat Buddha

Diketahui beredar tahapan-tahapan pemulihan ekonomi yang akan dilakukan Indonesia secara bertahap dengan timeline yang telah ditentukan. Pada tahap pertama di 1 Juni, industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B) dapat beroperasi dengan social distancing, memenhui persyaratan kesehatan dan menjaga jarak; toko, pasar, dan mal belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker; sektor kesehatan full beroperasi dan kegiatan di luar ruangan hanya diperkenankam untuk berkumpul sebanyak 2 orang.

Kemudian pada 8 Juni, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan dan toko tidak diperkenankan dalam keadaan ramai; kegiatan usaha berkontak fisik belum diperbolehkan dan kegiatan di luar ruangan hanya diperkenankan untuk berkumpul sebanyak 2 orang.

Tahapan berikutnya pada 15 Juni, toko, pasar dan mal tetap seperti pada tahap 2, namun kegiatan usaha berkontak fisik mulai diperbolehkan dengan protokol ketat; pembukaan museum dan tiket dijual secara daring; sekolah tatap muka berlaku dengan proses shifting dan kegiatan di luar ruangan mulai diperkenankan.

Selanjutnya pada 6 Juli, pembukaan yang dilakukan pada tahap ketiga dievaluasi dan ditambah seperti restoran, kafe, bar, gym dan sebagainya; kegiatan di luar ruangan diperkenankan lebih dari 10 orang; bisa bepergian ke luar kota dengan pembatasan dan kegiatan keagamaan dibuka dengan pembatasan.

Terakhir pada 20 dan 27 Juli, dilakukan evaluasi atas tahapan ketiga dan melakukan pembukaan dengan skala besar. Akhir Juli atau awal Agustus, diharapkan seluruh kegiatan sektor perekonomian dibuka dengan tetap menjalani protokol kesehatan dan dilakukan evaluasi secara berkala hingga vaksin ditemukan.

Baca juga: Peserta: Pelatihan Prakerja Tidak Akan Banyak Membantu Cari Kerja

Iskandar tegas menyatakan tahapan-tahapan tersebut tidak mutlak terjadi dan diterapkan pemerintah. Menurutnya pemerintah telah dan sedang menyiapkan exit strategy dari pandemi covid-19.

Berbagai stimulus yang dikeluarkan pemerintah, kata dia, merupakan bagian dari exit strategy yang telah dilakukan. "Exit strategy maksudnya stimulus fiskal yang sudah keluar dan termasuk beberapa exit strategi alternatif. Belum bisa diinfokan karena belum diputus presiden," imbuhnya.

"Yang jelas exit strategy itu untuk mencegah ekonomi kita tidak turun lebih dalam sehingga pada saat covid-19 berakhir ekonomi kita bisa tetap tumbuh," pungkas Iskandar. (Mir/A-3)

Baca Juga

Antara/Muhammad Ibnu Chazar

Proyek Pelabuhan Patimban Dipastikan tak Ganggu Aktivitas Nelayan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:54 WIB
Pembangunan pelabuhan tersebut, katanya, juga bakal fokus pada aspek sosial. Yakni, dampak dari pembangunan pelabuhan ini terhadap mata...
MI/Djoko Sardjono

6,9 Juta Ton Pupuk Subsidi sudah Terdistribusi ke Tangan Petani

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:36 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan distribusi pupuk subsidi akan terus dilakukan dan dikawal. Kementan juga memperbaiki...
ANTARA/Fakhri Hermansyah

Pengamat : Tidak Tepat Naikkan Tarif Tol di Tengah Pandemi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 13:25 WIB
Jasa Marga berencana memberlakukan penyesuaian tarif Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) I dan Akses Tanjung...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya