Kamis 07 Mei 2020, 15:45 WIB

Nekat Mudik? Polisi bakal Terapkan UU LLAJ

Tri Subarkah | Humaniora
Nekat Mudik? Polisi bakal Terapkan UU LLAJ

Antara
Suasana Terminal Terpadu Pulo Gebang di Jakarta yang tutup, Rabu (6/5).

 

PELANGGAR larangan mudik pada 2020 ini akan dikenakan dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Namun, peraturan tersebut lebih ditujukan kepada pemain jasa layanan mudik.

Baca juga: Tiga Direksi PT LIB Mosi tidak Percaya Cucu Somantri

"Penindakan itu kita lakukan kalau memang ada pelanggaran lalu lintasnya. Misalnya, travel pelat (nomor polisi) hitam yang bawa penumpang, truk yang bawa penumpang, berarti kan itu kendaraan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, kita tindak, kita tilang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada Media Indonesia, Kamis (7/5).

Sambodo menegaskan masyarakat yang memaksa mudik, akan diminta berbalik arah oleh petugas di lapangan. "Misalnya dia mau mudik saja kita putarbalikkan (arahnya)," tandas Sambodo.

Baca juga: Tetap Mau Mudik? Ini Dia Syaratnya.

Teranyar, polisi menindak setidaknya lima mobil travel yang mengangkut pemudik. Kelimanya ditindak di Gerbang Tol Bitung maupun Cikarang Barat. Sambodo memperkirakan total penumpang yang diangkut mencapai 20 penumpang.

"Mobil kita tilang, terus kita suruh balik lagi," kata Sambodo.

Pihak kepolisian melakukan pendataan terhadap travel yang masih nekat membawa pemudik tahun ini. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan agar ditindak terkait izin usahanya.

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai penegakan hukum bagi masyarakat yang nekat mudik menjadi hal dilematis.

"Enggak usah dihukum, tapi dikasih denda saja juga susah. Dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini kan sebenarnya tidak juga manusiawi kalau diberi denda. Apalagi dipenjara. Enggak menyelesaikan masalah," tandas Nirwono. (X-15)

 


 

 

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

2.562 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Wisma Atlet

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 11:17 WIB
Sejak 23 Maret hingga hari ini ada 4.227 pasien yang terdaftar menjalani perawatan penyakit menular...
AFP

WHO Lanjutkan Penggunaan Hirdroksiklorokuin untuk Obat Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 09:50 WIB
"Profil keamanan HCQ sudah lama diketahui, namun sebelum dilakukan randomisasi secara elektronik untuk menentukan obat mana yang akan...
MI/Ardi Teristi Hardi

Mulai 15 Juni, UGM Longgarkan Pembatasan Maksimal di Kampus

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 08:52 WIB
Rektor UGM Panut Mulyono menyampaikan, untuk menuju tatanan kenormalan baru, pelonggaran pembatasan maksimal kegiatan di kampus UGM akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya