Kamis 07 Mei 2020, 10:00 WIB

Warga AS Diminta tidak Gelar Pesta Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
Warga AS Diminta tidak Gelar Pesta Covid-19

AFP/Johannes EISELE
Warga mengantre untuk mendapatkan makanan di pusat pembagian makanan di New York, Amerika Serikat.

 

PEJABAT di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS), Rabu (6/5), mengungkapkan kekhawatirannya terkait laporan adanya warga yang menggelar pesta covid-19 agar dengan sengaja tertular virus korona itu.

"Berkumpul di tengah pandemi seperti saat ini bisa berbahaya dan meningkatkan risiko dilarikan ke rumah sakit atau bahkan kematian," ujar John Wiesman, pejabat kesehatan Washington.

"Selain itu, tidak diketahui apakah orang yang telah sembuh dari covid-19 memiliki kekebalan dari virus itu. Masih banyak yang belum kita ketahui solah virus itu termasuk pengaruh jangka panjang dari infeksinya," imbuhnya.

Baca juga: Studi: Hampir 1 dari 5 Anak di AS Kelaparan Saat Pandemi Covid-19

Pernyataan Wiesman dilansir setelah otoritas di Walla Walla County yang berada 420 kilometer di tenggara Seattle melaporkan hampir 100 kasus yang ditemukan karena sengaja ditularkan lewat pesta covid-19.

Tujuan dari pesta itu adalah orang yang belum terinfeksi bertemu dengan mereka yang terinfeksi agar tertular.

"Perilaku tidak perlu ini bisa menyebabkan peningkatan kasus yang akan memperlambat pelonggaran lockdown di negara bagian ini," tegas Wiesman.

Hingga Rabu (6/5), dilaporkan ada 94 kasus covid-19 di Walla Walla County dengan satu kematian.

Direktur Kesehatan Walla Walla County Meghan DeBolt mengatakan pelacakan menemukan mereka yang terinfeksi akibat pesta covid-19.

"Kami tidak tahu kapan pesta itu berlangsung. Namun, saat kami tanya, ada sekitar 25 orang yang mengaku hadir di pesta covid-19," ungkapnya. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

INSTAGRAM/kbridsm

Berbagi Keceriaan Idulfitri untuk WNI di Tanzania

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:00 WIB
Duta Besar RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede berharap Idulfitri tahun ini tidak kehilangan makna karena keterbatasan yang ada...
AFP/KARIM JAAFAR

Dianggap Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 12:15 WIB
Aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pengguna gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi...
AFP/Behrouz MEHRI

Jepang Berencana Cabut Darurat Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 11:25 WIB
Mayoritas warga menuruti imbauan itu dengan mayoritas jalan di Tokyo menjadi sepi dan angka infeksi covid-19 turun dari 700 per hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya