Kamis 07 Mei 2020, 05:50 WIB

Kemenag belum Dapat Kepastian Soal Penyelenggaraan Haji

Atalya Puspa | Humaniora
Kemenag belum Dapat Kepastian Soal Penyelenggaraan Haji

AFP/Abdulghani BASHEER
Jemaaah haji melakukan tawaf di Mekah, Arab Saudi.

 

DIRJEN Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar mengatakan, hingga kini, belum ada informasi resmi dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Pasalnya, Saudi, saat ini, masih fokus pada percepatan penanganan covid-19 demi keselamatan dan kesehatan warga mereka.

"Koordinasi kami dengan pihak Konsul Haji KJRI Jeddah, sampai saat ini, belum ada keputusan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi terkait haji tahun ini, apakah jalan atau bagaimana," ujar Nizar dalam keterangan resmi, Rabu (6/5).

“Kami terus memantau perkembangan dan menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi,” sambungnya.

Baca juga: 14 TKI dari Arab Saudi Dikarantina

Namun, Nizar berharap kepastian penyelenggaraan haji 1441H/2020M ini sudah diumumkan Saudi sebelum 20 Ramadan atau pada 13 Mei mendatang. Sebab, Saudi akan segera memasuki masa liburan musim panas.

"Harapan kami, tanggal 19 Ramadan atau 12 Mei sudah ada keputusan," tutur Nizar.

"Pada 20 Ramadan sampai 10 Syawal, Saudi memasuki masa libur musim panas. Jika baru diputuskan setelah libur, maka persiapan terlalu mepet karena operasional haji dimulai bulan Zul Qa'dah," lanjutnya.

Nizar mengaku mendengar informasi Pemerintah Arab Saudi akan
membuka kembali akses Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk Salat Taraweh. Termasuk juga akses masyarakat untuk thawaf sunnah (bukan thawaf umrah).

"Setelah akses kembali dibuka, semoga Saudi segera umumkan kepastian pelaksanaan haji tahun ini, jalan atau tidak," jelasnya.

Nizar menjelaskan proses persiapan penyelenggaraan haji di Indonesia tetap berjalan. Manasik haji nontatap muka (daring) sudah dilakukan dengan mendesiminasikan video melalui media sosial.

“Saat ini kami mengintensifkan penyebaran video manasik haji melalui media sosial Kementerian Agama agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I juga baru ditutup pada 30 April 2020. Total ada 179.584 jemaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.

Adapun, Haji Indonesia pada 2020 berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

“Karena masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan biaya haji tahap kedua, yaitu dari 12-20 Mei 2020,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

Medcom.id

Sudah 63.029 Desa Terima BLT Dana Desa

👤Iam/X-7 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:10 WIB
Beberapa masalah terhambatnya penyaluran BLT dana desa, antara lain adanya kepala desa yang baru dilantik saat penyaluran BLT. Selain itu,...
MI/FERDINANDUS RABU

Mengunjungi Rumah-Rumah demi Minat Baca Anak

👤Ferdinandus Rabu/X-7 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:50 WIB
Upaya yang dilakukan dari rumah ke rumah itu bertujuan agar minat baca anak tetap terjaga di tengah pandemi covid-19 saat...
Antara

Tidak Ada Kasus Baru di 7 Provinsi

👤Ifa/Pra/X-10 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:35 WIB
Hingga kemarin, sebanyak 6.057 pasien covid-19 dinyatakan sembuh. Angka itu meningkat sebanyak 180 orang dari hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya