Rabu 06 Mei 2020, 11:50 WIB

Israel Berjanji Terus Gempur Suriah Sampai Militer Iran Pergi  

Deri Dahuri | Internasional
Israel Berjanji Terus Gempur Suriah Sampai Militer Iran Pergi  

AFP Photo/Jalaa Marey
Tank militer Israel bersiaga di sebuah bukit di wilayah Dataran Tinggi Golan yang berbatasan dengan wilayah Suriah.

 

MENTERI Pertahanan (Menhan) Israel Naftali Bennett mengatakan, Selasa (5/5), bahwa militer Israel akan terus melakukan operasi di Suriah sampai Iran pergi.

Pernyataan tersebut disampaikan selang beberapa jam setelah serangan jet tempur Israel terhadap milisi yang didukung Iran dan sekutu mereka menewaskan 14 pejuang.

"Iran tidak melakukan apapun di Suriah ... (dan) kami tidak akan berhenti (menyerang) sampai mereka (Iran) meninggalkan Suriah," kata Bennett dalam sebuah wawancara televisi. Namun ia menolak Israel bertanggung jawab atas serangan semalam sebelumnya.

Sejauh ini, militer Israel tidak mau berterus terang terkait serangan udara terhadap kelompok milisi dukungan Iran di wilayah gurun dekat Kota Mayadin, Suriah timur.

Baca jugaPutin dan Erdogan Sepakati Gencatan Senjata di Suriah

Pengamat perang Hak Asasi Manusia Suriah atau Syrian Observatory for Human Rights yang berpusat di Inggris mengatakan serangan itu terjadi beberapa menit setelah militer pertahanan udara Suriah berupaya mencegah serangan udara Israel di bagian utara negara itu.

Israel telah melancarkan ratusan serangan ke wilayah Suriah sejak terjadi perang saudara pada tahun 2011. Serangan militer Israel menargetkan basis pasukan pemerintah, tentara Iran, dan kelompok milisi Libanon, Hezbollah.

Selama ini, kendati kerap melakukan serangan ke wilayah Suriah, Israel lebih memilih bersikap tidak terus terang. Namun akhirnya, Israel mulai terus terang bahwa operasi militernya di Suriah lebih pada menargetkan kehadiran militer Iran yang mendukung pemerintah Presiden Bashar al-Assad. Bahkan Israel bertekad terus melancarkan serangan militer ke wilayah Suriah.

Saat diwawancarai stasiun televisi Kan 11 milik pemerintah Israel, Bennett mengatakan Iran sedang "berusaha membangun dirinya di perbatasan dengan Israel untuk mengancam Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa."

Pernyatan yang dilontarkan Bennett bukanlha hal yang baru. Pernyataan serupa kerap disampaikan para pejabat Israel. Dalam wawancara, Bennett menegaskan,”Mereka (Iran) harus meninggalkan Suriah," kata Bennett.

"Mereka (Iran) sendiri memiliki masalah serius di dalam negeri yang sedang menghadapi virus korona dan ekonomi yang runtuh," kata Bennett. Ia menambahkan,"Dulu (Iran) menjadi aset bagi Suriah ... tapi sekarang ini menjadi beban."

Pada  Jumat (1/5) lalu, Syrian Observatory for Human Rights mengatakan serangan militer Israel menghantam gudang rudal milik Hizbullah yang didukung Iran di wilayah Suriah tengah. (AFP/Alarabiya/OL-09)

Baca Juga

AFP

AS akan Larang Semua Maskapai Penerbangan Tiongkok

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 04 Juni 2020, 08:31 WIB
Penangguhan penerbangan oleh maskapai Tiongkok ini dilakukan  setelah Beijing tidak mengizinkan maskapai Amerika untuk melanjutkan...
AFP/Christopher Black

WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin untuk Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 04 Juni 2020, 07:30 WIB
Lebih dari 3.500 pasien telah direkrut di 35 negara untuk mengambil bagian dalam uji coba...
AFP/GETTY IMAGES/MARIO TAMA

Warga Houston Kenang George Floyd

👤AFP/Nur/X-11 🕔Kamis 04 Juni 2020, 05:26 WIB
Tidak ada WNI yang terdampak demonstrasi yang terjadi di AS terkait dengan kematian George...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya