Rabu 06 Mei 2020, 08:10 WIB

Tokoh Antikorupsi Dihukum 5 Tahun Penjara

Dwi Apiriani | Nusantara
Tokoh Antikorupsi Dihukum 5 Tahun Penjara

ANTARA FOTO/Feny Selly
Jurnalis mengabadikan sidang Tindak Pidana Korupsi dengan Terdakwa Bupati Muara Enim Ahmad Yani yang berlangsung secara daring.

 

KEGAGAHAN Ahmad Yani runtuh, kemarin. Bupati nonaktif Muara Enim, Sumatra Selatan, itu harus menerima kenyataan wajib menjalani hukuman penjara selama 5 tahun.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi suap fee proyek pembangunan jalan sebesar Rp12,5 miliar. Majelis menjatuhkan pidana lima tahun penjara dan denda Rp200 juta,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Erma Surharti, kemarin.

Hakim juga memutuskan Ahmad Yani harus membayar kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar. Dalam proses persidangan terungkap dari 16 paket proyek perbaikan jalan dengan anggaran total Rp129,5 miliar, sang bupati menerima fee Rp12,5 miliar. Sebelumnya, jaksa penuntut umum meminta dia divonis 7 tahun penjara, membayar denda Rp300 juta, dan mengganti uang negara Rp3,1 miliar.

Penangkapan Ahmad Yani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sempat mengejutkan warga. Pasalnya, ia giat menyuarakan pemerintahan bersih dengan mengeluarkan SK tentang rencana aksi program pencegahan korupsi dan membentuk satgas. (DW/N-2)

Baca Juga

DOK Humas Pelindo 1

Pelindo 1 Teken MoU dengan PT KAI dan PT KIM

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 26 November 2020, 21:42 WIB
Dani Rusli menjelaskan, Pelindo 1 memiliki dua pelabuhan besar yang beroperasi di wilayah Sumatra Utara, yaitu Pelabuhan Belawan dan Kuala...
MI/Surya Sriyanti

OJK Berikan Pelatihan Perbankan bagi Wartawan Kalteng

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 26 November 2020, 20:55 WIB
UNTUK menambah wawasan tentang Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng memberikan pelatihan kepada wartawan cetak dan...
DOK MI

Klaster Industri Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di Karawang

👤Cikwan Suwandi 🕔Kamis 26 November 2020, 20:32 WIB
Fitra menambahkan untuk kapasitas tempat tidur di rumah sakit Covid-19, saat ini penuh. Karena itu, Pemkab Karawang menyediakan ruang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya