Rabu 06 Mei 2020, 03:30 WIB

Kemarau Sudah Dekat, Musim Tanam Dipercepat

Lilik Darmawan | Nusantara
Kemarau Sudah Dekat, Musim Tanam Dipercepat

MI/Lilik Darmawan
Sejumlah petani di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jateng mempercepat masa tanam sebelum musim kemarau datang.

 

STASIUN Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), memprakirakan curah hujan pada Mei sudah mulai menurun. Bahkan, sebagian daerah akan mulai memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, petani diharapkan untuk segera menanam padi, sebab musim kemarau segera datang.

Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan bahwa pda Mei diperkirakan curah hujan sudah mulai turun. Selain itu, malah ada beberapa daerah yang sudah mulai memasuki musim kemarau. “Curah hujan memang diperkirakan akan mulai turun intensitasnya pada Mei. Bahkan, beberapa daerah akan masuk musim kemarau," katanya, Selasa (5/5).

Wilayah di sekitar Jateng selatan yang akan memasuki musim kemarau  adalah di pesisir Kebumen dan Purworejo. Sedangkan pada dasarian (10 hari) pertama Mei adalah wilayah Kebumen sebelah timur dan Purworejo bagian timur. "Sedangkan untuk wilayah Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara akan masuk kemarau pada Mei," ujarnya.

Dengan prakiraan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Banyumas Widarso telah meminta para  petani untuk mempercepat pengolahan sawah dan masa tanam. "Dari prakiraan BMKG ini jelas pesannya, karena sudah akan memasuki musim kemarau, maka proses pengolahan tanah dan penanaman padi harus dipercepat," kata Widarso.

Sebelumnya, Widarso mengungkapkan pada musim tanam (MT) II, Banyumas menargetkan ada 20 ribu hektare (ha) sawah pada Mei ini yang dapat ditanami padi dari total luasan 30 ribu ha.

"Dinas terus mendorong kepada petani untuk mempercepat tanam supaya tidak mengalami kekeringan. Sebab, saat ini curah hujan sudah mulai turun dan akan memasuki musim kemarau," jelasnya.

Ia mengatakan hingga kini yang telah memasuki tanam luasnya mencapai 3 ribu ha, sehingga diharapkan para petani mempercepatnya. "Kalau  dipercepat, diperkirakan pada Juli akan memasuki masa panen. Tanaman padi juga tidak mengalami kekeringan, sehingga hasilnya akan  bagus karena tidak puso," ujarnya. (R-1)

Baca Juga

123rf.com

Pasien Sembuh di Banyuwangi Bertambah

👤Usman Afandi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 07:55 WIB
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur melaporkan adanya penambahan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari...
MI/Dwi Apriani

Kabupaten Aceh Jaya Memasuki Mulai Terapkan Kenormalan Baru

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Minggu 31 Mei 2020, 07:10 WIB
Darurat covid-19 di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, dinyatakan berakhir pada Sabtu (30/5). Artinya kawasan berjuluk Meureuhom Daya itu...
MI/Martinus Solo

ODP dan OTG di Kabupaten Raja Ampat Bertambah

👤Martinus Solo 🕔Minggu 31 Mei 2020, 06:25 WIB
Ada 10 ODP baru dan 3 OTG baru dari wilayah Puskesmas Waisai Kabupaten Raja...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya