Rabu 06 Mei 2020, 00:55 WIB

Kualitas Kejahatan Jalanan Meningkat

Kualitas Kejahatan Jalanan Meningkat

MI/M. Irfan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra

 

KEPOLISIAN Republik Indonesia mencatat selama masa pandemi virus korona (covid-19) terjadi penurunan angka kejahatan sebesar 1,34% pada minggu ke-16 dan ke-17.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, di Jakarta, kemarin, mengatakan jumlah kejahatan pada minggu ke-16 sebanyak 3.587 kasus, sedangkan minggu ke-17 sebanyak 3.539 kasus atau mengalami penurunan 48 kasus.

“Untuk rentang Maret ke April 2020 pun, angka kejahatan terpantau menurun sebesar 19,90%. Rinciannya, pada Maret terdapat 19.128 kasus dan pada April sebesar 15.322 kasus,” ujar Asep.

Namun, walau secara total angka kejahatan menurun, kasus kriminal jalanan masih mendominasi. Menurut Asep, ada kenaikan kejahatan
jalanan secara kuantitas dan kua litas.

“Seperti penjambretan, perampokan, dan pembongkaran beberapa minimarket,” tuturnya. 

Asep pun menyatakan bahwa Polri akan memberikan perhatian khusus untuk menindak kriminal jalanan di kala pandemi dan bulan puasa.
Sementara itu, Polres Jakarta Barat menangkap terduga pelaku penjambretan di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakbar, yang menewaskan korbannya, Muthia Nabila, 23.

Warga Tanjung Lengkong, Bidadara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, itu tewas ketika pelaku menjambretnya pada Senin (4/5) lalu.
Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru, dalam keterangannya secara live streaming melalui akun Instagram Polres_jakbar, mengatakan pihaknya langsung bergerak saat peristiwa penjambretan itu viral di dunia maya. 

“Korban dipepet oleh orang yang tidak dikenal, kemudian mengambil barang milik korban di dashboard motor,” ujar Audie.

Korban yang melihat barangnya diambil mengejar pelaku. Akan tetapi, pelaku dengan kejamnya menabrakkan sepeda motornya sehingga korban terjatuh. Saat itu helm korban terlepas dan kepalanya terbentur sehingga mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polres Jakbar Iptu Dimitri Mahendra akhirnya berhasil menangkap pelaku berinisial TN, 26, kemarin dini hari.

“Ada pelaku lainnya yang telah kami identifikasi dan sedang dalam pengejaran,” lanjut Audie.

Polisi terpaksa menembak tersangka karena mencoba melarikan diri dan melawan saat hendak ditangkap. Kasat Reskrim Polres Jakbar
Komisaris Teuku Arsya mengatakan TN ditangkap di Kampung Muara Baru, Penjaringan, Jakut. Dia diketahui kerap menjambret dengan
menggunakan atribut ojol. “Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang serupa. Setelah pelaku keluar (penjara), ia melakukan kasus serupa dan berdasarkan hasil urinenya, positif menggunakan tramadol,” ujar Arsya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, pihak kepolisian turut berterima kasih kepada pengemudi ojek daring karena telah memberikan informasi kepada polisi.

“Salah satu pelaku menggunakan atribut ojek online sehingga membuat rekan-rekan ojek online asli ikut marah. Karena itu, mereka  membantu kami memeberikan informasi yang kami perlukan,” tandas Arsya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (Ykb/Tri/J-1)


 

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Pelanggaran PSBB Meningkat, Jumlah Denda Capai Rp700 Juta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:23 WIB
Angka ini mengalami peningkatan 14,2% karena pada 29 Mei tercatat jumlah denda yang terkumpul mencapai Rp600...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Tirai Plastik Tameng Penyebaran Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:45 WIB
SUASANA berbeda terlihat di sejumlah kios pasar di wilayah Kota...
 MI/PIUS ERLANGGA

Sejak April, 1.290 Perusahaan Disidak, 210 Ditutup

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:42 WIB
Tercatat sebanyak 210 perusahaan telah ditutup dari hasil sidak tersebut. Para perusahaan itu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya