Rabu 06 Mei 2020, 00:35 WIB

Korban Covid-19 Lebihi Korban Campak

Haufan Hasyim Selengke | Internasional
Korban Covid-19 Lebihi Korban Campak

AFP

 

JUMLAH pasien yang meninggal di seluruh dunia karena infeksi covid-19 kemarin telah mencapai 250 ribu orang dan total kasus yang tercatat mencapai 3,5 juta. Itu melampaui perkiraan 140 ribu kematian di seluruh dunia pada 2018 yang disebabkan campak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah itu juga menjadi pembanding terhadap sekitar 3 juta hingga 5 juta kasus penyakit parah yang disebabkan setiap tahun oleh influenza musiman.

Amerika Utara dan negara-negara Eropa menyumbang sebagian besar kematian baru dan kasus yang dilaporkan dalam beberapa hari terakhir, tetapi jumlahnya meningkat di Amerika Latin, Afrika, dan Rusia. Secara global, ada 3.062 kematian baru dan 61.923 kasus baru selama 24 jam terakhir, menjadikan total kasus menjadi 3,58 juta. 

Meskipun paparan covid-19 saat ini masih jauh dari dampak flu Spanyol 1918 yang menginfeksi sekitar 500 juta orang, menewaskan sedikitnya 10% pasien, tetapi para ahli khawatir data yang tersedia tidak menujukkan dampak sebenarnya dari pandemi.

Kekhawatiran datang ketika beberapa negara mulai mengurangi lockdown ketat yang sebelumnya telah membantu menahan penyebaran virus. 

“Kita dapat dengan mudah mengalami gelombang kedua atau ketiga karena banyak tempat tidak umum,” kata Peter Collignon, dokter penyakit menular dan ahli mikrobiologi di Rumah Sakit Canberra. Dia mencatat dunia masih kekurangan imunitas kawanan (herd immunity), yang mempersyaratkan sekitar 60% populasi pulih dari penyakit ini.

Sementara itu, Singapura telah melaporkan adanya 632 kasus baru karena covid-19. Itu menjadikan total kasus covid-19 di negara tersebut menjadi 19.410. “Mayoritas kasus baru ia lah pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing,” kata Kementerian Kesehatan Singapura.

Sementara itu, Hong Kong akan melonggarkan pembatasan terkait dengan pertemuan publik dan membuka kembali beberapa tempat publik, seperti gedung olahraga, bioskop, dan salon kecantikan akhir pekan ini.

Hong Kong belum melaporkan penularan lokal selama lebih dari dua minggu dan mencatat nol kasus selama 7 dari 10 hari terakhir. Ada satu kasus impor baru kemarin, yang membuat total kasus menjadi 1.041 pasien, 4 di antara mereka telah meninggal.

Di sisi lain, dewan pertahanan tertinggi Libanon akan menyarankan pemerintah untuk memperpanjang penutupan sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus korona hingga 24 Mei.


Belum ada bukti

WHO, kemarin, mengatakan Washington belum memberikan bukti untuk mendukung klaim ‘spekulatif’ oleh Presiden AS Donald Trump bahwa virus korona baru atau covid-19 berasal dari laboratorium Tiongkok.

“Kami belum menerima data atau bukti spesifik dari pemerintah Amerika Serikat yang berkaitan dengan asal-usul virus, jadi dari sudut pandang kami, ini tetap spekulatif,” kata Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO Michael Ryan.

Badan Kesehatan PBB itu telah berulang kali mengatakan virus itu tampaknya berasal dari sumber hewan. Pakar WHO, Maria Van Kerkhove, menekankan bahwa ada sekitar 15 ribu urutan genom lengkap dari virus korona baru yang tersedia. “Dari semua bukti yang telah kita lihat, virus ini berasal dari alam,” katanya.

Sementara itu, virus korona umumnya berasal dari kelelawar, baik Van Kerkhove maupun Ryan menekankan pentingnya menemukan bagaimana virus yang menyebabkan covid-19 melintas ke manusia dan hewan apa yang berperan sebagai ‘perantara’ di sepanjang jalan tersebut. (AFP/Nur/X-11)


 

Baca Juga

AFP

Aksi Unjuk Rasa Atas Kematian Flyod Marak, Gedung Putih Ditutup

👤Deri Dahuri 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:47 WIB
Pada pagi Jumat (30/5) waktu setempat atau hari ini (31/5) waktu Indonesia, para demonstran berkumpul di luar Gedung Putih yang menjadi...
AFP/CARL DE SOUZA

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Brasil Lampaui Spanyol

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:44 WIB
Brasil berada di urutan kedua dalam jumlah kasus yang dikonfirmasi, meskipun masih berada jauh di belakang Amerika Serikat (AS) yang...
AFP/Brendan Smialowski

Disney World dan Taman Hiburan di Florida akan Dibuka Kembali

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:17 WIB
Orlando yang terletak di Florida, AS, adalah rumah bagi sebagian besar taman hiburan di negara bagian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya