Rabu 06 Mei 2020, 00:10 WIB

Tiongkok Berbagi Pengalaman soal Wabah

Tiongkok Berbagi Pengalaman soal Wabah

MI/M. Irfan
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian

 

DUTA Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian, mengungkapkan pengalaman Tiongkok dalam mengatasi dan mencegah virus korona jenis baru termuat dalam empat aspek utama. Pertama dari sisi konsep, rakyat dan nyawa manusia ialah prioritas.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat selalu diutamakan,” ujar Xiao dalam konferensi pers virtual, kemarin.

Kedua, dari segi sistem perintah, Dubes Xiao menyebut kepemimpinan kuat dari Presiden Xi Jinping dalam membentuk sistem penanggapan yang sangat terpadu dan efisien. Selanjutnya dari segi strategi, Tiongkok disebut melakukan pencegahan dan pengendalian epidemi secara akurat, ilmiah, dan sesuai hukum. Yang keempat dari segi tindakan, pemerintah memperhatikan peran pencegahan dan pengendalian setiap keluarga dan setiap unit komunitas.

Xiao juga menekankan Tiongkok dengan tegas mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk melawan covid-19. “Kami percaya bahwa dengan upaya bersama pemerintah dan masyarakat, Indonesia akan sesegera mungkin mengalahkan epidemi covid-19,” ujarnya.

Xiao Qian mengungkapkan tidak bisa dimungkiri covid-19 telah membawa dampak tertentu bagi perkembangan ekonomi dan sosial di Tiongkok. Akibat pandemi tersebut, PDB pada triwulan pertama mengalami penurunan 6,8% ketimbang 2019. Di samping itu, ia mengatakan volume impor dan ekspor barang juga turun 6,4%.

“Akan tetapi, dampak ini bersifat jangka pendek, eksternal dan dapat dikendalikan. Tindakan pencegahan dan pengendalian Tiongkok semakin menampilkan hasilnya, pemulihan produksi dan kehidupan seharihari terus dipercepat,” ujar Xiao.

Dubes menyebut beberapa indikator ekonomi utama pada Maret sudah menunjukkan kecenderungan bangkit. Indeks manajer pembelian (PMI), misalnya, mencapai 52% atau meningkat 16,3 poin persentase daripa a Februari. Indeks aktivitas bisnis nonmanufaktur juga meningkat ke 52,3%.

Mengenai dampak covid-19 terhadap pembangunan Belt and Road, ia menyebut banyak mitra Belt and Road telah menyampaikan sikap, yaitu terus melanjutkan kerja sama dengan Tiongkok. (Hym/X-11)

 

Baca Juga

AFP/YURI KADOBNOV

Rusia Laporkan 101 Tenaga Medis Meninggal akibat Korona

👤Widhoroso 🕔Rabu 27 Mei 2020, 02:15 WIB
Berdasar situs Remembrance List yang diluncurkan April lalu, angka kematian petugas medis akibat korona jauh di atas angka yang diumumkan...
AFP

Jepang Cabut Status Darurat Covid-19

👤MI 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:40 WIB
PERDANA Menteri Jepang Shinzo Abe mencabut status keadaan darurat yang diberlakukan secara nasional untuk melawan virus...
AFP

Dunia Diminta Waspadai Puncak Kedua Korona

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:15 WIB
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (25/5) mengatakan bahwa negara-negara yang mengalami penurunan kasus infeksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya