Selasa 05 Mei 2020, 16:25 WIB

Bupati Nonaktif Muara Enim Divonis 5 Tahun Penjara

Faustinus Nua | Politik dan Hukum
Bupati Nonaktif Muara Enim Divonis 5 Tahun Penjara

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani

 

KASUS suap 16 paket proyek jalan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan berujung pada hukuman penjara. Terdakwa Bupati nonaktif Muara Enim Ahmad Yani divonis 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta serta subsider 6 bulan kurungan.

"Terbukti dakwaan pertama pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat ke 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP," kata Ketua Majelis Hakim Erma Suharti saat membacakan amar putusan (5/5).

Ahmad dinyatakan bersalah dengan menyalahgunakan wewenangnya sebagai kepala daerah. Dia dinyatakan terbukti mengatur penunjukan rekanan yang akan mengerjakan 16 paket proyek jalan senilai Rp130 miliar yang bersumber dari dana aspirasi.

Untuk itu, dia juga dikenakan hikuman tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp2,1 miliar. Apabila tidak dibayarakan akan diganti dengan hukuman kurungan selama 8 bulan.

"Hal memberatkan tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi. Sebagai seorang bupati seharusnya menjaga kepercayaan warganya. Hal meringankan sebagai kepala keluarga yang mempunyai tanggungan keluarga," terang Majelis Hakim dalam pertimbangan putusan tersebut.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU KPK. Sebelumnya, jaksa menuntut terdakwa divonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta, subsider 6 bulan. Selain itu, juga dituntut untuk membayarkan uang pengganti senilai Rp3,1 miliar.

Menanggapi putusan tersebut, baik Jaksa KPK dan terdakwa mengatakan masih mengkaji lagi terkait upaya banding. "Masih pikir-pikir," kata jaksa KPK.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Ketua KPK: Korupsi Mengkhianati Nilai-nilai Pancasila

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:03 WIB
"Berani korupsi sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir dari yang ada di dalam Pancasila," kata Firli dalam...
MI/Akhmad Safuan

Pemda Diberi Ruang Tambahkan Aturan New Normal Bagi ASN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:00 WIB
Mendagri Tito Karnavian telah mengeluarkan keputusan tentang perubahan atas Kepmen Nomor 440 -830 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal...
Dok MI

Dirut TVRI Nonaktifkan Twitternya, Roy Suryo: Takut atau Malu?

👤Henri Siagian 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:37 WIB
Iman mengaku prihatin atas tuduhan Roy Suryo. Iman mengakut kultwit terkait PKI yang disampaikan merupakan rangkaian dari bedah buku...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya