Selasa 05 Mei 2020, 14:19 WIB

Lawan Covid-19, Kementerian BUMN Perbanyak Kamar Perawatan

Despian Nurhidayat | Humaniora
Lawan Covid-19, Kementerian BUMN Perbanyak Kamar Perawatan

MI/Adam Dwi
Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah sakit darurat covid-19 milik Pertamina.

 

WAKIL Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan Kementerian BUMN terus berupaya membantu penanganan pandemi covid-19.

Salah satunya, dengan memperbanyak kamar khusus penanganan covid-19 di Rumah Sakit BUMN yang tersebar di Indonesia.

"BUMN memiliki sekitar 70 rumah sakit dan 35 di antaranya kami dedikasikan untuk (penanganan) covid-19. Dari total 7.000 kamar, sekitar 2.500 kamar untuk covid-19,” ujar Budi dalam rapat kerja dengan DPR RI, Selasa (5/5).

Baca juga: Pertamina Sulap Lapangan Bola Jadi RS Darurat Covid-19

“Kami juga bangun rumah sakit khusus di Pertamina Jaya dengan 165 kamar dan selesai dalam tiga minggu. Insya Allah kami akan menambahkan 300 kamar lagi di Rumah Sakit Pertamina Simprug," jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan rumah sakit BUMN juga telah dipersiapkan dengan optimal. Termasuk, ketersediaan alat yang memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni PCR.

Sekitar 19 alat PCR sudah didistribusikan ke berbagai rumah sakit BUMN yang berada di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. "Saat ini sedang dalam tahap instalasi dan pelatihan dari analis untuk pelatihan (penggunaan) alat tersebut," imbuhnya.

Baca juga: Dana CSR BUMN Untuk Bantu Penanganan Covid-19

Perusahaan BUMN di bawah binaan Kementerian BUMN, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk mengembangkan reagen atau bahan baku untuk tes PCR dalam negeri. Menurutnya, dalam waktu dekat Indonesia mulai memproduksi PCR, jika bahan baku sudah terkumpul.

"Untuk alkes lainnya yang sangat kritikal, yaitu ventilator. Kita upayakan untuk tersedia dua ventilator di setiap rumah sakit BUMN. Yang pertama infalsif yang digunakan di ICU dan non infalsif yang lebih sederhana digunakan untuk pasien non ICU," papar Budi.

Dari sekitar 500 ICU bed yang dimiliki oleh rumah sakit BUMN, pihaknya baru memiliki 100 ventilator. "Kita dalam proses menambah 400 ventilator lagi. Sehingga seluruh ICU bed rumah sakit BUMN diharapkan segera memiliki ventilator. Karena alat ini sangat menentukan mati hidupnya pasien ketika mereka masuk ICU," pungkas Budi.(OL-11)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ini 10 Provinsi dengan Nol Penambahan Kasus Positif Korona

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 31 Mei 2020, 08:31 WIB
"Kalau kita lihat lebih detail ada 10 provinsi yang tidak ditemukan kasus," kata Achmad...
Kementerian Agama/Tim Riset MI-NRC

Menag Restui Rumah Ibadah Dibuka Bersyarat

👤Aiw/J-1 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:33 WIB
Fachrul Razi menjelaskan, rumah ibadah yang diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjemaah ialah yang berada di kawasan atau...
ANTARA/DHEMAS REVIYANTO

Kemendikbud masih Menunggu Gugus Tugas

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:25 WIB
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar sekolah tidak dibuka setidaknya sampai Desember...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya