Selasa 05 Mei 2020, 14:07 WIB

Positif Covid-19 di Kabupaten Raja Ampat Meningkat

Martinus Solo | Nusantara
Positif Covid-19 di Kabupaten Raja Ampat Meningkat

MI/Martinus Solo
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Raja Ampat, dr Rosenda

 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Raja Ampat, dr Rosenda melaporkan perkembangan Covid-19. Berdasarkan jumlah sampel yang telah dikirim ke Makasar sebanyak 47 sampel, baru 16 sampel yang hasilnya diketahui. Yakni 6 sampel dinyatakan positif dan 10 sampel negatif.

''Dari sampel yang kemarin dikirim sudah jadi 16 sampel dengan hasil 6 positif, 10 negatif,'' kata dr Rosenda saat konfrensi pers, Selasa (5/5).

Dalam konferensi pers itu, Rosenda mengatakan 6 sampel tersebut, dua di antaranya berasal dari Puskesmas Waisilip dan 4 dari Puskesmas Waisai.

Baca Juga: Hasil Rapid Test Positif, Warga Kampung Selpele Panik

Pasien terkonfirmasi positif tersebut terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan yang salah satunya masih bayi berumur 1 tahun dan lainnya anak berusia 6 tahun. Sedangkan pasin laki-lakinya berusia 15, 21, 48, dan 52 tahun.

Penanganan pasien Covid-19 ini telah dilakukan sesuai protokol kesehatan. Karena itu, Rosenda minta masyarakat untuk tidak takut berobat ke rumah sakit. ''Masyarakat tidak perlu takut ke RS karena kami telah melakukan sesuai prosedur untuk penanganan pasien Covid-19,'' terang Rosenda.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan seperti pakai masker, physical distancing, cuci tangan pakai sabun pada air mengalir, dan memperhatikan etika batuk.

Adanya penambahan 6 kasus positif ini menjadikan jumlah pasien terkonfirmasi positif di Raja Ampat menjadi 10 orang. Jumlah OTG 70, ODP 89, ODP sementara dipantau 58, selesai pemantauan 31, dan PDP 5 orang.

Baca Juga: Pemkab Raja Ampat dan MUI Sepakat Bersama Melawan Covid1-9

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Albert Kaihatu menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan Tim Satgas. Di antaranya pengawasan wilayah-wilayah pesisir dan penindakan bagi oknum-oknum yang ke Sorong tanpa pemberitahuan/izin Tim Satgas. Sementara itu, untuk speed boat yang datang dari luar Raja Ampat akan diperiksa dokumennya. Jika ditemukan pelanggaran maka speed-nya akan ditahan.

Langkah lainnya yaitu pembentukan posko dan Satgas tingkat Kelurahan, Sosialisasi dan publikasi ke masyarakat tentang upaya-upaya pencegahan dan bahaya korona. Ia berharap agar masyarakat bekerja sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Raja Ampat.

''Kembali ke kesadaran kita semua, kalo mau hidup sehat, mari ikuti SOP yang sudah dianjurkan pemerintah,'' harap Albert.(MS/OL-10)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Dana Calhaj Bangkalan yang Batal Berangkat Tahun Ini Aman

👤Mohammad Ghazi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:40 WIB
KANTOR Kemenag Bangkalan, Jawa Timur, menjamin uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) calon jamaah haji (Calhaj) yang sudah dilunasi dan...
Antara

Tas Hitam Diduga Bom Gegerkan Warga Cikampek

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:30 WIB
WARGA Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang digegerkan temuan benda diduga...
Dok MI

Dari 279 Pasien Covid di Mimika Papua, 100 Orang Sembuh

👤Marcelinus Kelen 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:30 WIB
JUMLAH kumulatif angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua bertambah. Hari ini (Selasa, 2/6) ada tambahan 7...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya