Selasa 05 Mei 2020, 12:35 WIB

​​​​​​​PDIP: Duka Cita Mendalam untuk Seniman Rakyat Didi Kempot

Faustinus Nua | Politik dan Hukum
​​​​​​​PDIP: Duka Cita Mendalam untuk Seniman Rakyat Didi Kempot

MI/SUMARYANTO BRONTO
PDI Perjuangan ikut berduka dan mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya seniman rakyat Didi Kempot.

 

PDI Perjuangan ikut berduka dan mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya seniman rakyat Didi Kempot. Pelopor musik campur sari itu meninggal pagi tadi sekitar pukul 07:45 di Solo.

"Begitu mendapat kabar yang sangat mengejutkan tersebut, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan duka cita yang mendalam dan mendoakan almarhum semoga husnul khatimah," ujar Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan resmi, Selasa (5/5).

Hasto menerangkan bahwa Megawati merupakan salah satu sosok yang mengagumi seluruh karya kreasi campur sari Almarhum. Bahkan, beberapa hari yang lalu, lanjutnya Ketua Umum PDIP tersebut sempat memintanya mengumpulkan lagu-lagu Didi Kempot yang dibawakannya pada Rakernas I PDIP 10 Januari lalu.

"Bahkan Ibu Megawati dua hari terakhir meminta diputarkan lagu-lagu Didi Kempot, termasuk lagu yang Almarhum nyanyikan pada saat acara gotong royong kemanusiaan mengumpulkan dana sosial untuk membantu penanganan Covid-19 bekerja sama dengan salah satu stasiun TV nasional," imbuh Hasto.

Alamarhum Didi Kempot memang dikenal dekat dengan partai berbasis wong cilik atau Nasionalis-Soekarnois. 

Baca juga: Didi Kempot, Pergi Sebelum Benar-Benar Padam

Didi Kempot mampu mengangkat tema kerakyatan, problematika, mimpi dan sekaligus harapan rakyat dalam bahasa sehari-hari. Tidak mengherankan, puncak karyanya melalui lagu Ambyar, yang begitu artikulatif dan membumi, Didi Kempot sampai mendapat julukan the Godfather of the brokenheart.

"PDI Perjuangan bersama komunitas Sobat Ambyar ikut menjiwai makna patah hati mending dijogeti sebagaimana sering disampaikan oleh almarhum dalam berbagai kesempatan," ungkapnya.

Di mata PDI Perjuangan, almarhum yang oleh masyarakat Suriname dikenal sebagai Bon Jovi From Java itu mampu menggelorakan semangat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan. Almarhum sangat mencintai kebudayaan sendiri melalui kepeloporannya secara total dalam musik campur sari.

"Karena menyatunya alam batin Didi Kempot dengan suasana kebatinan rakyat, maka ketika Didi Kempot mendendangkan lagu ciptaannya, PDI Perjuangan pun merasakan dendang itu sebagai nyanyian rakyat itu sendiri. Selamat jalan Seniman Rakyat Didi Kempot," tutup Hasto. (A-2)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Disiplinkan Masyarakat, TNI-Polri Kerahkan Ratusan Ribu Personel

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:53 WIB
Rencana pendisplinan protokol kesehatan ini akan dilaksanakan di empat provinsi dan 25...
Medcom.id/M Rizal

Kebocoran Data Penduduk Diduga dari Stakeholder

👤Kautsar Bobi 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:39 WIB
Jaringan Demokrasi dan Pemilu Berintegritas (Netgrit) mengatakan perlunya menyelidiki pihak eksternal yang menyalahgunakan data bukan...
DOK DPR RI

Paradoks, Bagaimana Bisa Berdamai dan Berdampingan dengan Covid

👤DR. H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H. 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:38 WIB
Tidak ada artinya kemajuan pertumbuhan ekonomi dan lain-lain bila manusia musnah secara perlahan lahan dari muka bumi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya