Selasa 05 Mei 2020, 07:04 WIB

Bupati Sorong Prioritaskan BPNT Untuk Daerah Akses Tersulit

Martinus Solo | Nusantara
Bupati Sorong Prioritaskan BPNT Untuk Daerah Akses Tersulit

MI/Martinus Solo
Bupati Sorong Johnny Kamuru mendistribusikan bantuan pangan non tunai di halaman Kantor Cabang BRI SP II Distrik Mariat, Selasa (5/5/2020).

 

BUPATI Sorong Johnny Kamuru kembali mendistribusikan bantuan pangan non tunai (BPNT)  dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di halaman Kantor Cabang BRI SP II Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Selasa (5/5).

Bupati Sorong saat membagikan KKS dan sembako secara simbolis kepada tiga perwakilan KPM menerangkan bahwa bantuan tersebut merupakan sinergitas antara pemerintah pusa,t dan daerah dalam rangka mengurangi beban hidup masyarakat akibat dampak dari pandemik covid-19 yang sedang terjadi .

"Program bantuan pangan nontunai (BPNT) merupakan program transformasi dari Rastra dan memastikan program ini menjadi tepat sasaran, tepat harga, tepat jumlah ,tepat waktu ,tepat harga tepat kualitas dan tepat administrasi," ujar Bupati Johny Kamuru

Program BPNT ini telah dilakukan secara bertahap mulai tahun 2017 dan terus di perluas kewilayah-wilayah sampai saat ini. Khusus di tahun 2019 program BPNT dilaksanakan di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan dari sisi infrastruktur nontunai, sinyal telekomunikasi dan akses geografis sehingga program transformasi rastra tuntas ke seluruh kota dan kabupaten.

"Saya memberikan apresiasi kepada Dandim 1802, dan juga Kapolres Sorong yang telah bersama-sama bersinergi memberikan pertimbangan-pertimbangan yang baik. Sehingga Pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat demi membantu dan menyelamatkan masyarakat kita dari masalah ancaman virus korona ini," ujar Bupati.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sorong, Amatus Turot menjelaskan bantuan pangan nontunai atau BPNT adalah bantuan pangan sosial yang disalurkan dalam bentuk uang elektronik dari pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini hanya bisa dicairkan di e-warung untuk membeli bahan pokok pangan.

"Total saldo Rp200 ribu dan hanya bisa ditukar dengan bahan pokok sembako di e-warung yang telah bekerja sama dengan Pemkab Sorong," tambahnya.

baca juga: Jelang Lebaran, Pagar Beton Kota Tegal Bakal Dibuka Lagi

Adapun total keluarga penerima manfaat sejak 2019 di Kabupaten Sorong  berjumlah 7.971 KPM dengan rincian total BNPT regular sebanyak 5.677 dan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 2.024. Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) sudah berlangsung sejak 2019, sejumlah 1.270 kartu keluarga sejahtera (KKS) yang sudah dibagikan dan akan didistribusi sekarang berjumlah 4.497. Pembagian bansos ini akan berlangsung dua minggu dan dijadwalkan akan dilayani di kantor kelurahan masing-masing. (OL-3)

Baca Juga

Dok. Kemenko PMK

Muhadjir Puji Persiapan New Normal di KTM Kota Malang

👤Syarief Oebadiillah 🕔Rabu 03 Juni 2020, 23:49 WIB
Semangat gotong-royong yang ditunjukkan warga KTM Kelurahan tersebut telah mencerminkan upaya dalam menjalankan gerakan nasional revolusi...
MI/Tosiana

70 Taruna Akmil Ikuti Seleksi Penerbad

👤Tosiana 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:47 WIB
Sebanyak 70 orang taruna tingkat 1 Akademi Militer (Akmil) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengikuti seleksi untuk menjadi calon anggota...
Antara

New Normal, Pelindo 1 Kedepankan Layanan Berbasis Digital

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:41 WIB
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, akan mengedepankan sistem layanan berbasis digital dalam implementasi skenario New...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya