Selasa 05 Mei 2020, 09:00 WIB

Yayasan Honda Motor Donasi Ribuan APD

Nurtjahyadi | Humaniora
Yayasan Honda Motor Donasi Ribuan APD

Dok YAHM
Penyerahan bantuan APD dari YAHM

 

YAYASAN Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mendonasikan ribuan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis yang merawat para pasien terdampak covid-19.

Donasi APD ini disalurkan secara bertahap melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga sejumlah institusi kesehatan di berbagai wilayah di Tanah Air.

Penyerahan donasi tahap pertama berupa 1.000 face shield untuk tenaga medis melalui BNPB, Senin (4/5). Tahap berikutnya akan diberikan 1.000 face shield lain yang dibeli Yayasan AHM dari sebuah UKM di Bogor.

Baca juga: AXA Mandiri dan AXA Donasi APD untuk Tenaga Kesehatan

Sebelumnya, Yayasan AHM sudah memberikan donasi APD berupa 100 baju hazmat dan 1.000 masker medis. APD tersebut disalurkan ke tiga rumah sakit, yaitu RSAD Brawijaya di Surabaya, Jawa Timur, RS Djatiroto di Lumajang, Jawa Timur, dan RS Akademis Jaury Jusuf Putra di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain itu, Yayasan AHM juga menyediakan 1.000 nasi box untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Aksi ini disalurkan untuk para tenaga medis di RSPAD Gatot Subroto dan RS Persahabatan di Jakarta.

Menurut Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin, tenaga medis merupakan salah satu pihak yang harus mendapatkan bantuan peralatan yang cukup dalam menjalan tugas.

"Tenaga medis baik dokter maupun perawat merupakan profesional yang sangat dibutuhkan keahliannya. Donas ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan mereka yang tengah berjuang untuk kesembuhan pasien Covid-19," ujar Muhibbuddin.

Yayasan AHM juga berpartisipasi dalam gerakan sejuta hand sanitizer yang dibagikan ke masyarakat Surabaya pada Maret. Sebanyak 100 liter hand sanitizer telah dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memiliki resiko terpapar virus tinggi seperti pengendara ojek daring, supir bus, dan pedagang asongan.

Awal April lalu, Yayasan AHM juga menyalurkan 200 paket ekonomi dan kesehatan bagi para penyandang disabilitas yang secara ekonomi terdampak covid-19. Mereka yang tuna daksa, tuna rungu, tuna netra, dan tuna wicara ini rata-rata telah kehilangan pekerjaan antara lain sebagai petugas kebersihan, cuci mobil, tukang pijat atau jenis pekerjaan informal lain. (RO/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Didik Suhartono

KLHK Gagalkan Penjualan Daring Cucak Hijau di Samarinda

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:46 WIB
Kasus ini bisa terungkap berawal dari laporan warga mengenai adanya perdagangan cucak hijau yang diunggah di media sosial Facebook.167...
Thinkstock

Kemenag Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Pembatalan Haji

👤Kristiadi 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:30 WIB
Calhaj yang melunasi biaya ibadah tahun ini dipastikannya akan berangkat 2021. Mereka juga akan mendapat nilai manfaat dari biaya pelunasan...
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/Tim Riset MI-NRC

Daerah kembali Bawa Kabar Baik

👤Ata/Fer/Ins/X-10 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 05:22 WIB
Enam provinsi dilaporkan tidak mengalami penambahan kasus covid-19. Keenamnya ialah Aceh, Bengkulu, Riau, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya