Selasa 05 Mei 2020, 06:25 WIB

Panggung Virtual bagi Musisi Jalanan

(Ant/H-1) | Ramadan
Panggung Virtual bagi Musisi Jalanan

ANTARA/HO BIRKOM KEMENPAREKRAF
TERDAMPAK KORONA: Musisi jalanan terdampak korona akan difasilitasi tampil di panggung online.

NASIB pekerja jalanan di tengah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait wabah covid-19 memang sangat berat. Ritme harian saat mencari rezeki yang harus betemu langsung dengan orang lain tak lagi bisa mereka kerjakan. Termasuk yang dialami para pengamen jalanan.

Melihat kondisi tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak tinggal diam. Dijalinlah kerja sama dengan Institut Musik Jalanan (IMJ) untuk menggelar kegiatan Ngamen dari Rumah dengan tema Ngabuburit di rumah aja. Ada 200 musisi terdampak covid-19 akan tampil di panggung virtual itu.

"Pandemi korona berdampak besar pada hampir semua pekerja di bidang kreatif. Salah satu subsektor kreatif yang terdampak ialah para pekerja seni yang kehilangan pekerjaan," ujar Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak, dalam pernyataannya di Jakarta, kemarin. Tak salah jika mereka diberikan apresiasi khusus dan kesempatan untuk terus berkreasi.

Dibuatlah kriteria bagi mereka, yakni musisi jalanan yang menyandang disabilitas, berusia lanjut, memiliki keluarga muda, serta perantau. Diharapkan, mereka tetap dapat eksis, produktif, dan mendapat penghasilan selama masa pandemi, khususnya saat Ramadan.

Meski demikian, berbagai program kreatif tetap disisipkan dalam sesi tersebut. Plt Direktur Industri Kreatif Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf, Mohammad Amin, menjelaskan nanti dibuat video kreatif hasil 200 musisi jalanan itu, yang akan ditayangkan di akun sosial media Kemenparekraf (Instagram, Facebook, dan Youtube).

Selain itu, beberapa musisi jalanan yang terkurasi akan tampil secara live online di Instagram pada 14-22 Mei dan 28-30 Mei 2020, pukul 15.30-17.30 WIB. "Selain ngamen online, akan ada kuliah musik online bersama publik di bidang musik, seperti kelas musik yang biasa dilakukan secara offl ine di Institut Musik Jalanan. Siapa saja dosennya, tunggu info selanjutnya," ujar Andi Malewa, Ketua Institut Musik Jalanan.

Ia menjanjikan kegiatan ini akan sangat menarik untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa. Masyarakat pun dapat menikmati hiburan dari para musisi itu. "Masyarakat juga dapat memberikan apresiasi melalui QR code dan kegiatan ini akan memberikan ruang bagi para musisi jalanan berbakat untuk mendapat apresiasi yang lebih luas dari masyarakat Indonesia," pungkas Josua. (Ant/H-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Lebaran di Rumah, Selamatkan Umat

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Mei 2020, 04:45 WIB
Merayakan Idul Fitri di rumah sesuai dengan prinsip ajaran Islam untuk menjauhi kemudaratan dan membangun kemaslahatan...
MI/Seno

Allah Lebih Dekat daripada Urat Nadi

👤Quraish Shihab 🕔Rabu 20 Mei 2020, 04:15 WIB
‘DAN sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya...
MI/Pius Erlangga

Bermuhasabah di Akhir Ramadan

👤Atikah Ismah Winahyu 🕔Rabu 20 Mei 2020, 03:55 WIB
TIDAK terasa kita telah memasuki akhir bulan Ramadan 1441 H yang penuh...

TAFSIR AL-MISHBAH

Read More

CELOTEH

Read More

JADWAL IMSAKIYAH
Jumat, 29 Mei 2020 / Ramadan 1441 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dhuha : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK

Read More