Selasa 05 Mei 2020, 05:45 WIB

Dampak Covid di Jabar, 62.848 Pekerja Dirumahkan dan PHK

Antara | Nusantara
Dampak Covid di Jabar, 62.848 Pekerja Dirumahkan dan PHK

ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Disnakertrans Jawa Barat melaporkan puluhan ribu pekerja di Jawa Barat telah dirumahkan dan sebagian di PHK akibat covid-19.

 

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi mencatat 62.848 pekerja dari 1.041 perusahaan di Jabar dirumahkan dan di-PHK akibat pandemik covid-19. Rinciannya, 666 perusahaan merumahkan 50.187 pekerja, dan 375 perusahaan mem-PHK 12.661 pekerja. Sedangkan, pekerja yang sudah melapor dan melengkapi by name by address mencapai 49.503 orang.
  
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mochamad Ade Afriandi mengatakan Disnakertrans Jabar menyediakan layanan asistensi bagi pekerja yang dirumahkan dan di-PHK untuk mendaftar program kartu prakerja di UPTD dan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Jabar.
  
"Disnakertrans Jabar menyediakan layanan asistensi untuk kartu prakerja yang kita singkat Lauk-PK. Dilaksanakan lima UPTD yakni Wilayah I Bogor, Wilayah II Karawang, Wilayah III Cirebon, Wilayah IV Bandung, dan Wilayah V Garut," kata Ade, Selasa (5/5)
  
Dia menambahkan layananasistensi kartu prakerja juga diselenggarakan di BLK Disnakertrans Bandung yakni Balai Latihan Kerja Mandiri dan Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia. 

"Satu lagi di Bekasi, Balai Latihan Kerja Kompetensi," tambahnya.
  
Pendaftaran Program Kartu Prakerja berlangsung sebanyak 30 gelombang. Mulai dari 11 April 2020 sampai November 2020. Kuota Jabar dalam program kartu prakerja mencapai 937.511. Selain itu, kata Ade, Disnakertrans Jabar sudah membuat surat edaran (SE) kepada perusahaan untuk mengedepankan bipartit dalam setiap keputusan.

baca juga: Hotel di Surabaya Tolak jadi Isolasi Karyawan Sampoerna
  
"Selain secara administratif dengan (mengeluarkan) Surat Edaran tentang Mekanisme dan Pelaporan terdampak covid-19 dari perusahaan, juga didorong untuk melakukan perundingan antara perusahaan dengan pekerja dalam mengambil keputusan," ujarnya. (OL-3)

Baca Juga

DOK NasDem

Legislator NasDem Dukung New Normal Asal Patuh Protokol Kesehatan

👤Martinus Solo 🕔Rabu 03 Juni 2020, 07:14 WIB
Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi NasDem Dapil Papua Barat, Rico Sia menilai kenormalan baru merupakan cara baru menjalani kehidupan...
ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Baru Melahirkan, PDP di Lamandau Kalteng Meninggal Dunia

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:54 WIB
Almarhumah tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemi covid-19, namun berdasarkan hasil rontgen memiliki gejala klinis seperti...
ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.

Tebar Lumbung Hadapi Pandemi

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:05 WIB
KABUPATEN Pesisir Selatan, Sumatra Barat, optimistis mampu menjaga ketahanan pangan di era wabah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya