Senin 04 Mei 2020, 18:21 WIB

Utang Sukuk Global Garuda Jatuh Tempo 3 Juni

Hilda Julaika | Ekonomi
Utang Sukuk Global Garuda Jatuh Tempo 3 Juni

MI/Heri Susatyo
Garuda Indonesia

 

GARUDA Indonesia diketahui memiliki utang sukuk global dengan nilai penerbitan sebesar US$ 496,84 juta, yang akan jatuh tempo pada 3 Juni.

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra sempat mengeluhkan lantaran utang ini jatuh tempo di tengah pandemic covid-19. Pasalnya perusahaan maskapai nasional ini tengah menghadapi situasi keuangan yang carut-marut.

Namun, pihaknya memastikan tengah melakukan diskusi dengan pemegang saham membahas tiga opsi yang bisa dilakukan.

“Jadi ada banyak utang dan banyak tipe ya. Yang jatuh tempo ini sukuk global. Tapi saya mikir kok hatuh temponya pas lagi kayak gini. Tapi kita punya tiga opsi yang sedang diobrolkan dengan pemegang saham,” ujar Irfan saat melakukan diskusi secara virtual di Jakarta, Senin (4/5).

Baca juga:Harga BBM di Indonesia tidak Ada Perubahan

Pihaknya belum menjelaskan tiga opsi tersebut lebih lanjut. Namun, selain mendiskusikan perihal ini dengan pemilik saham. Garuda Indonesia turut menunjuk konsultan untung menangani permasalahan ini untuk menemukan solusi yang win-win.

“Kita tunjuk konsultan untuk menangani ini secara win-win. Ya yang penting solusinya yang realistis dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, seperti diketahui saat ini Garuda Indonesia tengah mengalami kesulitan keuangan perusahaan. Hal ini diperparah saat pandemic covid-19 memukul industri penerbangan salah satunya maskapai Garuda Indonesia. (OL-2)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Basri Marzuki/pd.

Hilirisasi Nikel dan Kobalt Jadi Andalan

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:20 WIB
PEMERINTAH mengandalkan pengolahan nikel dan kobalt untuk menjadi barang tambang yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi Indonesia di...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Penduduk Miskin Bisa Bertambah 9,6 Juta

👤SURYANI WANDARI PUTRI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:15 WIB
SENIOR Economist The World Bank Ralph van Doorn memproyeksikan penduduk miskin Indonesia akan meningkat 2,1% sampai 3,6% atau bertambah 5,6...
 MI/Susanto

Nasabah dan Perbankan Dituntut Sesuaikan Diri

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:00 WIB
PENGAMAT ekonomi Aviliani mendorong nasabah dan perbankan mempercepat penyesuaian dengan pola kenormalan baru atau new normal dari pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya