Senin 04 Mei 2020, 16:47 WIB

Peneliti Uji Teori yang Sebut Nikotin Ampuh Basmi Covid-19

Abdillah Marzuqi | Weekend
Peneliti Uji Teori yang Sebut Nikotin Ampuh Basmi Covid-19

FAVENNEC / AFP
Toko di Prancis sudah mulai buka kembali. Peneliti setempat kini sedang menguji teori yang menyebut nikotin ampuh basmi virus korona

PARA ilmuwan Prancis tengah bersiap untuk menguji hipotesis bahwa nikotin dapat membantu tubuh memerangi infeksi covid-19.

Uji coba itu akan melibatkan petugas kesehatan dan pasien. Mereka dibagi dalam dua kelompok, yakni yang menggunakan nikotin dan plasebo. Kemudian akan diuji perbedaan dalam cara tubuh mereka merespons virus.

Studi itu merupakan lanjutan dari penelitian yang diterbitkan bulan ini. Berdasarkan data kesehatan masyarakat, hasil penelitian itu menunjukkan, orang yang merokok memiliki kemungkinan 80% lebih rendah untuk terkena covid-19, jika dibandingkan bukan perokok pada usia dan jenis kelamin yang sama.

Para ilmuwan pun berhipotesis bahwa nikotin dalam rokok dapat memengaruhi kemampuan virus korona untuk menempelkan diri pada tubuh manusia.

"Anda memiliki virus yang jatuh di reseptor, dan nikotin menghalangi itu, dan mereka berpisah," kata peneliti yang juga ahli neuroscience di Institut Pasteur Prancis Jean-Pierre Changeux saat menggambarkan hipotetis.

Riset itu dilakukannya bersama salah seorang profesor di Rumah Sakit Universitas Pitie-Salpetriere Paris Zahir Amoura.

Menurut Amoura, bagian terpenting dari uji coba itu adalah pengujian pada kelompok sampel 1.500 profesional kesehatan. Dari mereka akan terjawab beberapa pernyataan seperti apakah mereka terkena virus? Apakah mereka yang memakai nikotin lebih tahan daripada yang menggunakan plasebo?

"Itu bisa memberi kita cara untuk mengurangi penyebaran virus," kata Amoura.

Pengujian serupa juga akan dilakukan pada 400 orang yang telah dirawat di rumah sakit dengan gejala covid-19. Pengujian ditujukan untuk memahami apakah nikotin mengubah perkembangan penyakit.

Sidang akan dimulai sekitar tiga minggu mendatang. Para peneliti juga menyatakan akan sangat berhati-hati untuk memastikan penelitian mereka tidak mendorong orang untuk merokok, mengingat efeknya yang berbahaya pada kesehatan manusia. (M-4)

Baca Juga

AFP/BULENT KILIC

Mengenal Kudapan Lebaran dari Berbagai Penjuru Dunia

👤Fathurrozak 🕔Senin 25 Mei 2020, 11:45 WIB
Boeber adalah minuman susu manis yang dibuat dengan memasak bihun bersama kurma yang biasa diminum masyarakat Afrika...
Instagram/DitaKarang

Dita Karang Tolak Dukungan Materi dari Orang Tua

👤Abdillah Marzuqi 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:12 WIB
Saat merintis karier di Seoul, ia memutuskan hidup mandiri tanpa bantuan materi dari...
Unsplash/ Meritt Thomas

Pasca Pandemi, Model Hunian ini Yang Dibutuhkan

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 24 Mei 2020, 15:50 WIB
Sebagai antisipasi ancaman wabah maka hunian membutuhkan sistem ventilasi yang baik dan juga ruang transisi sebelum masuk ke rumah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya