Senin 04 Mei 2020, 10:55 WIB

Layanan Kesehatan Online dan Apotik Digital Bisa Jadi Solusi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Layanan Kesehatan Online dan Apotik Digital Bisa Jadi Solusi

Dok.Lifepack
Dengan layanan kesehatan online, pasien tidak perlu lagi harus ke rumah sakit, Puskesmas, atau klinik.

 

PANDEMI covid-19 memang telah mengganggu berbagai sektor kehidupan. Banyak aktivitas warga juga menjadi terganggu. Kebiasaan masyarakat juga terpaksa harus berubah.

Salah satunya adalah ketika jatuh sakit. Biasanya kita akan pergi berobat ke dokter di klinik maupun rumah sakit. Namun, keadaan sekarang tidak memungkinkan. Untuk yang mengalami sakit yang tidak terlalu parah, mungkin masih bisa diobati dengan obat-obatan yang dijual secara bebas. Namun, bagaimana jika kondisinya sudah kronis dan memerlukan perhatian khusus dari dokter.

Baca juga: Tenaga Medis yang Menginap di Hotel BUMD DKI Menurun

Penyakit kronis membutuhkan penanganan dan pengobatan khusus. Konsumsi obat secara rutin dan dipantau oleh dokter spesialis adalah kebutuhan yang terpenting.

Pelayanan medis jarak jauh pun bisa menjadi pilihan lain di tengah wabah covid-19 yang melanda dunia saat ini. Presiden Joko Widodo menilai, telemedis mampu menyediakan sarana telekomunikasi jarak jauh yang disebut sebagai 'rumah sakit tanpa dinding'. Hal ini turut serta membantu upaya penanggulangan wabah covid-19. Dengan tersedianya layanan telemedis, orang tidak harus pergi ke dokter, rumah sakit, apotik, atau puskesmas.

Menurut dr. Irfani Ryan Ardiansyah konsultan kesehatan Medikku dan Lifepack, saat ini aplikasi kesehatan yang dapat membantu masyarakat sangat dibutuhkan.
Banyaknya perusahaan telemedis di Indonesia dirasa sangat tepat untuk mulai bergerak dan semuanya ditujukan untuk kepentingan kesehatan masyarakat.

"Dengan layanan telemedis, kegiatan harian dokter seperti pemeriksaan medis lebih aman dan dapat mengurangi biaya APD,” ujarnya

Sebagai layanan telemedis pilihan pemerintah yang merupakan gugus tugas penanganan covid-19, Lifepack akan membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan obat tanpa perlu keluar rumah. Hal ini dapat mengurangi risiko paparan covid-19. Adanya peran serta dokter pada fitur konsultasi secara online akan mempermudah pasien  untuk berkonsultasi tanpa perlu memikirkan jarak.  

Sementara itu, CEO Lifepack, Natali Ardianto menambahkan dengan aplikasi, masyrakat bisa lebih praktis. "Tidak perlu repot mengatur obat mana dan apa saja yang harus diminum. Lifepack membantu pasien dengan mengatur obat sesuai resep dan iter otomatis,” ujarnya.

Yang perlu diketahui saat bertransaksi dengan layanan telemedis, kata dia  adalah saat melakukan transaksi pembelian obat. Sistem tebus obat pada Lifepack hanya bisa dilakukan dengan mengunggah foto resep resmi dari dokter, sehingga obat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien. Hal ini dapat memberi rasa aman terhadap pengguna.  

Pasien tidak perlu khawatir karena dokter yang terdaftar di Lifepack adalah dokter yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP) dan tergabung di Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Selain itu, keaslian obat juga terjamin karena obat berasal dari rekanan resmi. (RO/A-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ini 10 Provinsi dengan Nol Penambahan Kasus Positif Korona

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 31 Mei 2020, 08:31 WIB
"Kalau kita lihat lebih detail ada 10 provinsi yang tidak ditemukan kasus," kata Achmad...
Kementerian Agama/Tim Riset MI-NRC

Menag Restui Rumah Ibadah Dibuka Bersyarat

👤Aiw/J-1 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:33 WIB
Fachrul Razi menjelaskan, rumah ibadah yang diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjemaah ialah yang berada di kawasan atau...
ANTARA/DHEMAS REVIYANTO

Kemendikbud masih Menunggu Gugus Tugas

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:25 WIB
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar sekolah tidak dibuka setidaknya sampai Desember...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya