Senin 04 Mei 2020, 13:30 WIB

Pemprov Proses Pencabutan Izin 126 Perusahaan Langgar PSBB

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov Proses Pencabutan Izin 126 Perusahaan Langgar PSBB

MI/RAMDANI
Pekerja berjalan di trotoar selepas jam kantor di kawasan Sudirman, Jakarta pada masa awal pemberlakuan PSBB

 

KEPALA Satpol PP DKI Jakarta Arifin memaparkan pihaknya sedang memproses pencabutan izin terhadap ratusan perusahaan yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hingga Kamis (30/4) sebanyak 126 perusahaan diketahui melanggar sidak yang dilakukan sejak 14 April lalu dan telah ditutup sementara oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.

Arifin menegaskan proses pencabutan izin nantinya dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP sebagai bentuk ketegasan Pemprov DKI di pelaksanaan PSBB tahap dua yang berlangsung sejak 24 April hingga 22 Mei mendatang.

"Saat ini kita baru melakukan segel. Nah, berita acara pemeriksaan (BAP) yang kita buat sedang diproses untuk peningkatan kepada pencabutan izin usaha. Kalau izin usaha itu yang mencabut adalah Dinas PMPTSP," kata Arifin saat dihubungi, Senin (4/5).

Baca juga: Presiden Minta Bansos Rampung Disalurkan Pekan Ini

Kegiatan usaha di 126 perusahaan tersebut dipastikan telah berheti total setelah disegel.

Sementara itu, pihaknya terus memperketat pengawasan selama pelaksanaan PSBB tahap kedua yang berlangsung pada 24 April hingga 22 Mei. Total ada 1.200 petugas Satpol PP DKI yang berpatroli hingga ke pelosok permukiman warga.

Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi menegakkan aturan PSBB. Menurutnya, jika sesama masyarakat bergotong royong saling mengingatkan, hal itu akan membuat PSBB lebih efektif.

"Artinya, masyarakat yg ads di tingkat RW/RT/kelurahan itu juga bisa menjadi polisi pamong prajanya di wilayah masing-masing. Artinya mereka juga bisa mengingatkan, bisa menegur, dan bisa menyampaikan kepada warga yang ada di lingkungannya apabila dia melanggar. Itu bisa ditegur atau diingkatkan," tukasnya.(OL-4)

Baca Juga

Dok Agus Suparto/Biro Pers Sekretariat Presiden

Anies Sebut New Normal di DKI Tergantung Kedisiplinan Warga

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 26 Mei 2020, 11:34 WIB
Jika kedisiplinan masyarakat tinggi, ucap Anies, PSBB bisa diakhiri dan kehidupan normal baru...
ANTARA/Nova Wahyudi

Tanpa SIKM, Pendatang di Pulogebang akan Dipulangkan

👤Antara 🕔Selasa 26 Mei 2020, 11:30 WIB
Petugas akan memeriksa penumpang secara ketat di wilayah pos pemeriksaan yang mengarah ke Terminal Pulogebang maupun kawasan lain di...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Anies Siapkan Protokol New Normal

👤Kautsar Bobi 🕔Selasa 26 Mei 2020, 11:01 WIB
Protokol new normal akan mengatur seluruh sektor aktivitas masyarakat, seperti perekonomian, peribadatan, sosial, hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya