Senin 04 Mei 2020, 12:00 WIB

Tanggul Jebol, Banjir Landa Lembang Saat Warga Buka Puasa

Depi Gunawan | Nusantara
Tanggul Jebol, Banjir Landa Lembang Saat Warga Buka Puasa

MI/Depi Gunawan
Warga dibantu anggota TNI bergotong royong memperbaiki tanggul jebol di Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/5/2020).

 

BANJIR menggenangi ratusan rumah warga di Desa/Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (3/5) malam. Ketinggian banjir berkisar antara 50 centimeter hingga 1,5 meter itu menyerang ketika warga sedang berbuka puasa.Bencana tersebut diakibatkan tanggul sepanjang 25 meter di saluran air hulu Sungai Cikapundung yang berada di dekat permukiman warga jebol setelah hujan deras mengguyur wilayah Lembang sejak Minggu sore.

Kepala Desa Lembang, Yono Maryono mengatakan, tanggul yang jebol baru diperbaiki tiga tahun lalu. Mencegah banjir susulan, pihaknya akan menempatkan karung-karung berisi pasir sebagai dinding penahan sementara.

"Penanganan awal, kami dibantu warga segera memasang karung berisi pasir, karena mengingat kondisi cuaca sekarang ini sering turun hujan lebat," kata Yono di lokasi, Senin (4/5).

Tidak ada warga yang mengungsi dalam peristiwa itu, namun banjir yang menggenangi sekitar 350 rumah itu baru surut pada Senin dini hari. Pascasurut, warga dibantu serta anggota TNI dan Polri bergotong royong memperbaiki tanggul yang jebol.

"Ketinggian air tadi malam bervariasi, ada yang selutut, bahkan setinggi perut orang dewasa. Kalau korban jiwa, ataupun warga yang mengungsi tidak ada," bebernya.

Peang, 47, warga setempat mengatakan, air meluap kemudian merendam halaman hingga masuk ke dalam rumah ketika warga sedang menyantap hidangan buka puasa.

"Warga hanya pasrah menunggu air surut. Tadi malam, setelah hujan reda dan banjir sedikit surut, kami mulai bersih-bersih di dalam rumah," ujarnya.

baca juga: Kalsel Targetkan Tumbuh 5.000 Wirausaha Baru

Diakuinya, permukiman di wilayahnya jadi langganan banjir. Hal itu disebabkan saluran air tak mampu menahan debit air saat hujan deras di sekitar Lembang. Pasalnya, air dari wilayah yang lebih tinggi mengalir ke saluran air tersebut.

"Setiap kali hujan, airnya itu selalu menggenangi kampung kami. Banjir besar baru kejadian lagi tadi malam, yang lebih parah terjadi pada tiga tahun lalu," tambahnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Ramdani

Pengumuman Kelulusan dan Kenaikan Kelas di Sumenep Lewat WhatsApp

👤Mohammad Ghozi 🕔Senin 01 Juni 2020, 16:26 WIB
"Karena berada pada masa belajar di rumah, pengumuman kelulusan SD dan SMP akan disampaikan melalui pesan berantai maupun grup...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya