Senin 04 Mei 2020, 09:15 WIB

Petani Singkawang Tetap Produktif meski Pandemi Covid-19

mediaindonesia.com | Nusantara
Petani Singkawang Tetap Produktif meski Pandemi Covid-19

Istimewa
Petani Singkawang tengah menyemai benih padi.

 

KOTA Singkawang memang bukan sentra pangan di Provinsi Kalimantan Barat, karena luas sawah hanya 2.706,47 hektar.  Namun, sebagian besar lahannya di beberapa lokasi tergolong IP 300, dengan rata-rata tiga kali masa tanam/panen dalam satu tahun.

Bukan cuma itu, produktifitasnya tergolong tertinggi di Kalimantan Barat, yang rata-rata mencapai 28,95 kuintal per hektar menurut Badan Pusat Statistik (BPS 2019).  Sementara produktifitas pertanian Kota Singkawang mencapai 32,25 kuintal per hektar.

Capaian tersebut berupaya dipertahankan oleh petani Singkawang atas dukungan pemerintah setempat, menerapkan teknologi pertanian yang direkomendasi oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkot Singkawang.

"Para petani sudah menggunakan alat mesin pertanian untuk pengolahan lahan, tanam hingga panen. Penerapan teknologi Jajar Legowo serta pemupukan berimbang juga diterapkan oleh petani dan kelompok tani maju di Kota Singkawang," kata Eka Afriyan, penyuluh pertanian Singkawang, belum lama ini.

Budidaya padi di Kota Singkawang telah melakukan beberapa tahap kegiatan. Pengolahan lahan dilakukan petani untuk musim gadu 2020 telah dimulai sejak awal Maret dan masih berlangsung hingga saat ini. Persemaian dengan dua cara, menggunakan dapog atau tray dan persemaian kering dengan membuat bedengan di lahan sawah yang sebelumnya dialasi plastik.

"Proses penanaman menjadi perhatian utama petani. Pada musim tanam gadu 2020, hampir sebagian besar petani melakukan penanaman. Mengejar waktu tanam sehingga penanaman dapat selesai sebelum intensitas curah hujan menurun," kata Eka Afriyan.

Menurutnya, proses pemeliharaan tidak terlepas dari ketersediaan sarana produksi. Saat ini di Kota Singkawang ketersediaan pupuk masih cukup dan dapat dibeli petani di kios-kios resmi pengecer pupuk bersubsidi. Saat ini sebagian petani telah melakukan pemupukan pertama dan melakukan pengendalian hama dan penyakit.

“Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, petani Kota Singkawang tetap melakukan aktivitas di lapangan untuk menjaga keberlangsungan pangan. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu,” katanya.

Penyuluh pertanian pusat di Kementerian Pertanian RI, Suwarna selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian Provinsi Kalimantan Barat menyatakan hal itu sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo agar petani didampingi penyuluh pertanian tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

"Petani dan penyuluh dan pemangku kepentingan selama berada di lapangan wajib mengenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan sering cuci tangan pakai sabun untuk menangkal Corona," pesan Kepala BPPSDMP Kementan, Prof Dedi Nursyamsi.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian [Pusluhtan BPPSDMP] Leli Nuryati mengapresiasi dukungan penyuluh pertanian yang setia mendampingi petani di lapangan.

"Pangan berperan penting untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah krisis Covid-19," kata Leli Nuryati. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...
MI/Andri Widiyanto

Disiplin Protokol Kesehatan, Muba Siap Jalani New Normal

👤Dwi Apriani 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:39 WIB
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel) menyatakan kesiapannya untuk menjalani new normal. Meski bukan masuk kategori...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya