Senin 04 Mei 2020, 06:05 WIB

Remaja Melabrak Jam Malam

FAISHOL TASELAN | Nusantara
Remaja Melabrak Jam Malam

heri susetyo
Puluhan Pelanggar Jam Malam PSBB Diberi Sanksi dan JalaniRapid Test:

 

JANGAN pernah melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Timur. Di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo itu, setiap pelanggar tidak hanya wajib menjalani rapid test. Mereka juga harus difoto dengan papan nama dan pasal pelanggaran di dada, layaknya seorang pelaku tindak kriminal.

"Karena melanggar jam ma lam, sebanyak 171 orang ditangkap petugas gabungan. Kami tidak main-main dengan pelanggar PSBB supaya nantinya yang mereka lakukan tidak dicontoh oleh warga lain," kata Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan, di Surabaya, kemarin.

Di Sidoarjo, Kapolresta Komi saris Besar Sumardji menyatakan ada 65 pelanggar jam malam yang digiring ke kantor polisi. Mereka ditangkap saat mengendarai 40 sepeda motor. Pelanggaran yang mereka lakukan berganda. "Mereka tidak dapat menjelaskan alasan dan tujuan keluar malam. Selain itu, mereka juga mengabaikan pengaturan jarak fisik, dengan berboncengan tidak dalam satu keluarga, serta tidak bermasker," tandasnya.

Selama PSBB, di tiga kota itu berlaku jam malam mulai pukul 21.00-04.00 WIB. Kebanyakan pelanggar jam malam ialah remaja. Dari rapid test yang dilakukan, belum ada pelanggar yang positif covid-19 (virus korona). Belum berhasil  Emosi Nasrul Abit sulit dibendung, kemarin. Saat melakukan konferensi jarak jauh dengan para kepala daerah, Wakil gubernur Sumatra Barat itu mengaku kesal karena laporan bupati dan wali kota itu berbeda dengan kenyataan di lapangan. "Angka warga terinfeksi covid-19 belum ada penurunan signifi kan. PSBB yang diberlakukan sejak 22 April belum berhasil, belum sempurna seperti yang kita harapkan," ujarnya.

Ia menuding pusat konsentrasi massa, seperti pasar tradisional dan masjid, masih banyak yang buka dan minim penertiban. Selama Ramadan, dari sore hingga jelang berbuka, masyarakat masih berduyun-duyun keluar rumah. "Kalau kabupaten dan kota butuh penertiban pasar dan masjid, bisa minta bantuan pemprov. Kami juga punya Sat pol PP," tegasnya.

Riau pun menghadapi masalah yang sama. Sekalipun PSBB sudah diberlakukan di Pekanbaru, jumlah kasus positif korona terus bertambah. "Kami sudah menerima dan mencermati hasil kajian ilmiah PSBB untuk 12 kabupaten dan kota. Saat ini, kasus sudah di temukan di empat daerah, yakni Pekanbaru, Dumai, Kampar, dan Pelalawan, sehingga sudah waktunya memberlakukan PSBB untuk 12 kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Chairul Riski.

Gubernur Riau Syamsuar te lah mengeluarkan surat edar an kepada Bupati Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, dan Wali Kota Dumai tentang usul PSBB Provinsi Riau. Terus bertambahnya jumlah warga terjangkit membuat Wali Kota Palembang Harnojoyo akhirnya membubuhkan tanda tangan mengajukan PSBB ke Kementerian Kesehatan. Sampai kemarin, warga positif korona sudah berjumlah 90 orang.

"Selama ini, yang berlaku di Palembang untuk penanggulangan covid-19 adalah instruksi Wali Kota. Kemarin, Wali Kota sudah menandatangani pengajuan PSBB," kata Sekretaris Daerah Ratu Dewa. Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta belum akan mengajukan PSBB meski jumlah pasien meningkat. (HS/YH/RK/LN/DW/AT/TJ/HI/YP/WJ/PO/

Baca Juga

ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Baru Melahirkan, PDP di Lamandau Kalteng Meninggal Dunia

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:54 WIB
Almarhumah tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemi covid-19, namun berdasarkan hasil rontgen memiliki gejala klinis seperti...
ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.

Tebar Lumbung Hadapi Pandemi

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:05 WIB
KABUPATEN Pesisir Selatan, Sumatra Barat, optimistis mampu menjaga ketahanan pangan di era wabah...
Dok. DPD RI

Banyuwangi Dinilai Siap Masuk Era Kenormalan Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:25 WIB
Ia memuji kesigapan dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menangani penyebaran pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya