Minggu 03 Mei 2020, 13:50 WIB

Petani Tarutung Murung, Harga Kopi Arabika Turun 50 Persen

Januari Hutabarat | Ekonomi
Petani Tarutung Murung, Harga Kopi Arabika Turun 50 Persen

MI/Januari Hutabarat
Harga kopi arabika ditingkat petani di Tapanuli Utara turun terus terdampak wabah Covid-19.

 

DI tengah wabah covid-19 harga jual kopi arabika di tingkat petani menurun, sebelumnya kopi arabika Rp 27.000 menjadi Rp 13.000 per kilogram. Penurunan harga lebih dari 50 persen ini membuat petani kopi murung karena begitu cepat.

Rita Pasaribu, 45 petani kopi arabika di Desa Simpang Bolon Kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara, mengaku harga kopi arabika miliknya anjlok Rp14.000 per kilogram, sebelumnya Rp27.000 per kg menjadi Rp13.000 per kg.

"Harga kopi arabika turun 50 persen lebih, kami hanya bisa pasrah karena harga ditentukan pengepul," kata Rita.

Baca Juga: 26.526 Pelaku Usaha Perikanan di NTT Terdampak Covid-19

Rita mengaku memiliki kopi sekitar 200 pokok dengan produksi setiap minggunya 50 kg siap pasar. Sedangkan kopi miliknya ditampung oleh pihak pengepul tingkat kecamatan.

Sementara itu, Heddi Sormin, 37, salah seorang penampung kopi (pengepul) Kecamatan Garoga, mengaku harus menurunkan harga mengingat harga jual di tingkat pabrik juga menurun.

"Kami terpaksa menurunkan harga beli karena harga jual yang menurun, selain itu pihaknya juga kewalan dalam pemasaran sejak pandemi covid-19. (OL-13)

Baca Juga: Terdampak Korona, Penghuni Kebun Binatang Lembang Berpuasa

 

Baca Juga

Dok. PTPP

PTPP Catatkan Laba Bersih Rp1,2 Triliun di 2019

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 05 Juni 2020, 22:34 WIB
Pembagian dividen tunai (dividend payout ratio) sebesar 22,5% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk setara...
ANTARA/Puspa Perwitasari

Gubernur BI Bantah Tudingan Dana Haji Dipakai Perkuat Rupiah

👤Antara 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:39 WIB
Perry Warjiyo menampik soal dana haji sebesar 600 juta dolar AS yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) digunakan untuk...
Antara

Fase Kenormalan Baru Bakal Menggerus Tenaga Kerja

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:25 WIB
JELANG memasuki fase new normal atau kenormalan baru korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau yang di rumahkan resah. Mereka kawatir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya