Minggu 03 Mei 2020, 12:16 WIB

PUPR Akan Rehab 1.000 Sekolah dan Madrasah Usai Covid-19

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
PUPR Akan Rehab 1.000 Sekolah dan Madrasah Usai Covid-19

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Ilustrasi rehabilitasi gedung sekolah

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan rehabilitasi dan renovasi sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi agar para siswa dapat menuntut ilmu dengan baik pasca berakhirnya pandemik covid-19

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan standar pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sekolah harus baik, selain itu dilengkapi fasilitas olahraga, penyediaan air bersih dan sanitasi yang baik termasuk tempat cuci tangan, penataan lansekap (taman), dan tahan gempa. 

"Standar bangunan dan kelengkapannya harus baik agar bisa diterapkan di sekolah-sekolah lain. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik," kata Menteri Basuki dalma keterangan resminya, Minggu (3/5).

Pada Tahun Anggaran 2019 Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya telah melakukan rehabilitasi sebanyak 1.467 sekolah (SD, SMP dan SMU) dan 144 madrasah (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah). Standar pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sekolah tersebut dilengkapi fasilitas lapangan olahraga, toilet yang baik termasuk tempat cuci tangan serta penataan lansekap atau taman.

Diharapkan pembangunan fasilitas pendidikan ini membuat murid-murid dapat belajar dengan nyaman ketika kembali ke sekolah setelah pandemik covid-19 berakhir. Peningkatan kualitas bangunan sekolah yang dilakukan Kementerian PUPR sejalan dengan tema Hardiknas yakni belajar dari covid-19.

Kepala Sekolah MIN 12 Bandar Lampung Munashiroh mengatakan sebelum dilakukan rehabilitasi oleh Kementerian PUPR, kondisi sekolahnya selalu banjir ketika turun hujan.

"Rasanya kembali ke rumah baru. Anak-anak menjadi semangat. Kelasnya baru, catnya bagus, plafonnya baru. Kemudian juga lantainya bagus, halamannya juga diganti semua, sehingga kami sekarang nyaman belajar. Walaupun hujan lebat kami juga tidak buru-buru pulang karena memang sudah tidak banjir lagi," kata Munashiroh.

baca juga: Ventilator Portable BPPT Segera Diuji Klinis

Ucapan terima kasih juga disampaikan Dian Rinova, Siswa Kelas V MIN 11 Bandar Lampung. Menurutnya fasilitas yang sudah dibangun Kementerian PUPR membuatnya lebih senang dan nyaman belajar.

"Dulu kalau musim hujan kalau sekolah was-was takut atapnya roboh. Sekarang sudah bagus, jadi nyaman belajar," ujar Dian Rinova. (OL-3)


 

Baca Juga

Antara/Regina Safri

BPKH Tegaskan Dana Haji tak Digunakan untuk Perkuat Rupiah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 05 Juni 2020, 17:52 WIB
“Kami menyediakan valas, tapi kami tidak berdagang valas. Kami hanya membeli valas sebagai alat pembayaran, karena itu akan...
Antara

Kampus USU Bersiap Masuki Kenormalan Baru

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 05 Juni 2020, 17:20 WIB
KENDATI berada di Kota Medan yang masih berstatus zona merah penularan Covid-19, kampus USU tengah memersiapkan sistem dan lingkungan...
Antara/NOVA WAHYUDI

Pasien Positif 29.521, 6 Provinsi Nihil Kasus Baru Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 05 Juni 2020, 17:05 WIB
Ada 19 prov yang angka kenaikannya di bawah 10, diantaranya 3 provinsi hanya melaporkan 2 kausus baru, 4 provinsi melaporkan 1 kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya