Minggu 03 Mei 2020, 07:30 WIB

Mensos Pantau Langsung Distribusi Bantuan Sembako

IHFA FIRDAUSYA | Humaniora
Mensos Pantau Langsung Distribusi Bantuan Sembako

Dok. Kemensos
Menteri Sosial Juliari P Batubara meninjau proses distribusi bansos bantuan Presiden berupa sembako di RW 06, Kelurahan Paseban.

 

MENTERI Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, kemarin, turun langsung memantau distribusi bantuan presiden tahap I berupa sembako untuk memastikan semua berjalan lancar.

Mensos mengecek proses distribusi bantuan di kawasan Grogol, Jakarta Barat, dan Jagakarsa, Jakarta Selatan. “Kalau nanti ada masyarakat yang menerima bantuan, tapi ternyata sudah mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI, misalnya, ya sebaiknya bansos sembako ini diberikan ke tetangganya yang belum mendapatkan. Saya juga sampaikan hal ini dalam kunjungan saya ke Jagakarsa,” kata Mensos di sela-sela kujungannya di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Jumat (1/5).

Mensos meninjau dua titik distribusi, yakni di RW 07, Kelurahan Slipi, Kecamatan Grogol, dan RW 01 Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ini merupakan penyaluran sembako tahap I yang akan segera menyusul untuk tujuh kecamatan di wilayah Bodetabek. “Saya perlu memastikan bahwa bansos (bantuan sosial) sembako bantuan Presiden ini tidak hanya berjalan cepat dan tepat, tetapi juga harus dipastikan isinya sesuai,” kata Mensos.

Dalam satu tas sembako berisi 10 item. Sebagai bagian dari program jaring pengaman sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan bansos kepada masyarakat terdampak virus korona baru (covid-19), antara lain bantuan Presiden berupa sembako dan bansos tunai.

Bansos sembako mulai disalurkan sejak 20 April untuk masyarakat terdampak covid-19 di DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, serta Bekasi (Jabodetabek).

Bansos sembako tersebut menjangkau 1,9 juta keluarga dengan nilai Rp600.000 dan disalurkan dua kali sebulan dengan nilai total sekitar Rp3,4 triliun.

Sementara itu, bansos tunai menjangkau 9 juta keluarga di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (bantuan pangan nontunai) dengan nilai Rp600.000/ KK/bulan.

Baik sembako bantuan Presiden maupun bansos tunai disalurkan selama tiga bulan, yaitu April, Mei, dan Juni 2020. Saat ini, Kemensos menggandeng PT Pos Indonesia yang didukung personel TNI serta dibantu para ketua RW dan RT di wilayah setempat sehingga bansos sembako bisa sampai ke keluarga penerima manfaat (KPM).

Mensos menginstruksikan kepada jajarannya di Kemensos untuk terus memonitor dan mendorong proses distribusi bantuan hingga diterima masyarakat miskin dan rentan terdampak covid-19. (Ifa/I-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Kemenkes Ingatkan Tata Cara Kerja saat Kenormalan Baru

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:15 WIB
Selama massa kenormalan baru, masyarakat tetap harus memastikan untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak saat...
ANTARA/Irwansyah Putra

Sistem Kerja dengan Kondisi Normal Baru bagi ASN Diterapkan 5 Jun

👤 Indriyani Astuti 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 07:44 WIB
"Tugas dan fungsi ASN dalam tatanan normal baru dilakukan dengan tetap memprioritaskan aspek kesehatan dan keselamatan dengan...
covid19.go.id/Riset MI-NRC

Pola Hidup Baru Turunkan Penularan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:47 WIB
Data terbaru pasien sembuh dari covid- 19 bertambah lagi 252 orang sehingga total pasien sembuh menjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya