Sabtu 02 Mei 2020, 23:57 WIB

Doni Monardo Anggap Tenaga Medis Mestinya bukan Garda Terdepan

Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora
Doni Monardo Anggap Tenaga Medis Mestinya bukan Garda Terdepan

MI/Ebet
Sketsa Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Korona (Covid-19) Doni Monardo

 

KEPALA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Korona (Covid-19) Doni Monardo mengungkapkan strategi baru untuk melawan virus korona atau covid-19.

Doni menyebut pendekatan psikologis harus diupayakan selain pendekatan medis.

"Keseimbangan antara medis dan psikologis dapat berjalan beriringan. Keseimbangan itu harus kita jaga," kata Doni dalam rapat telekonferensi bersama Komisi VI DPR, Sabtu (2/5).

Baca juga: Dikritik Dewan Adat Papua, Billy Mambrasar: Saya Tetap Bekerja

Doni menilai hal itu penting lantaran tenaga medis dan infrasktruktur pemerintah terbatas. Keseimbangan sektor medis dan psikologis diyakini mampu menekan penyebaran virus korona.

Tenaga medis, kata Doni, seharusnya tidak menjadi garda terdepan upaya penanganan. Dia berpendapat tenaga medis sejatinya menjadi benteng terakhir.

"Dengan maksud masyarakat harus bisa disehatkan sehingga dokter dapat diselamatkan," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Anies Dukung Program Antar Pangan Gratis ACT

Strategi selanjutnya, ungkap Doni, adalah menjamin gizi masyarakat terpenuhi untuk meningkatkan imunitas. Dengan kondisi sehat, masyarakat bisa aktif menggerakkan roda perekonomian.

Doni menegaskan penyelesaian suatu bencana tidak boleh menimbulkan bencana baru.

Berdasarkan data Gugus Tugas, ada 2,5 juta petani yang kesulitan menjual hasil pertanian dan perkebunan akibat pandemi korona.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu mendorong pemangku kepentingan terutama Kementerian Perindustrian dan kepala daerah untuk mengatasi masalah. Namun inovasi itu harus tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Doni mencontohkan apa yang sudah dijalankan dengan baik di Jawa Tengah, Salatiga, dan Sumatra Barat, di mana pasar tradisional tetap berjalan dengan penerapan yang berbeda dari biasanya.

"Para pedagang diberikan jarak aman sesuai protokol kesehatan dan diwajibkan tetap memakai masker dan menjaga jarak aman," tutur Doni. (X-15)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Sri Mulyani Maraton Halalbihalal Virtual

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 27 Mei 2020, 03:15 WIB
PANDEMI covid-19 turut memengaruhi tradisi halalbihalal masyarakat pada Idul Fitri kali ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati,...
Antara/Muhammad Iqbal

Kemenag Susun Panduan Kurikulum Darurat Untuk Madrasah

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Mei 2020, 22:30 WIB
Panduan itu merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah pada masa darurat...
Dok. AHEB

Produsen Minuman Suplemen Ini Berdonasi ke Tenaga Medis

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Mei 2020, 22:26 WIB
Bantuan dari AHEB disalurkan ke 10 RS di wilayah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya