Jumat 01 Mei 2020, 18:22 WIB

DKR Ungkap Butuh Rp15 Juta untuk Ambil Jenazah Korona di Depok

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
DKR Ungkap Butuh Rp15 Juta untuk Ambil Jenazah Korona di Depok

MI/ANDRI WIDIYANTO
Petugas di check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di perbatasan Jakarta Timur-Depok, Selasa (28/4).

 

KETUA Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok Roy mengungkap temuan pengambilan jenazah penderita virus korona atau covid-19 dari Rumah Sakit (RS) di Kota Depok, Jawa Barat, dibanderol Rp10 juta-Rp15 Juta.

Hal itu hasil monitoring DKR pada di RS di kawasan Pancoranmas dan Sawangan, Kota Depok.

"Katanya, dana sebesar itu untuk ambulans dan memakamkan jenazah. Dunia ini sudah menjadi panggung sandiwara. Di tengah wabah covid-19, masih saja terjadi pungutan yang di luar logika, " kata Roy, Jumat (1/5).

Baca juga: Waduh, Warga Tasikmalaya Dipungut Uang Semprot Disinfektan

Sedangkan orang yang menjalani tes covid-19 di Sawangan dipungut Rp400 ribu. "Anehnya Pemerintah Kota Depok tidak mau menindaklanjuti sampai tuntas kasus ini. Bahkan tidak mau mendampingi keluarga korban untuk audensi ke rumah sakit tersebut. Pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran, kenapa kok masalah terjadi begini," imbuhnya.

Dia menuturkan, ada pasien yang dipungut Rp400 ribu untuk rapid test korona. Hasilnya, negatif. Kemudian, pasien itu meninggal dunia dan keluarga dikenakan biaya tambahan yang tinggi lagi

Pemerintah Kota Depok, menurutnya, harus mengambil langkah agar membebaskan biaya pemeriksaan rapid test di seluruh rumah sakit. "Pemkot harus membantu rumah sakit swasta yang telah mendiagnosa rakyatnya, " ujar Roy.

Baca juga: Mensos Pastikan Negara Hadir untuk Warga Terdampak Covid-19

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok Rani Martina mengaku belum bisa mengomentari temuan itu. Sebab, dia akan menyampaikan dulu ke Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita. "Kami belum bisa memberi penjelasan karena kami belum lapor kepala dinas dan menelusurinya ke rumah sakit yang bersangkutan," singkatnya. (X-15)

Baca Juga

Antara

Dua Hari Lebaran Nihil Kasus Baru Korona di Kabupaten Bogor

👤Ant 🕔Selasa 26 Mei 2020, 00:04 WIB
Hingga Senin (25/5) malam, ada sebanyak 180 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 40 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan...
Antara

Pemkot Bogor Ikuti Masa PSBB Jabar Hingga 29 Mei

👤Ant 🕔Selasa 26 Mei 2020, 00:00 WIB
"Untuk sementara, bila ada kekosongan akan diisi penerapan PSBB tingkat provinsi, sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat, yakni...
MI/Franmsisco Carolio Hutama gani

Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jakarta, PKS : Kebijakan tak Sinkron

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 21:21 WIB
PT Jasa Marga sendiri mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya