Jumat 01 Mei 2020, 17:20 WIB

42 Pabrik Tutup, Ribuan Karyawan Dirumahkan tanpa Jaminan

Antara | Nusantara
42 Pabrik Tutup, Ribuan Karyawan Dirumahkan tanpa Jaminan

Antara
Ilustrasi ribuan karyawan di pabrik besar di Cianjur, Jawa Barat.

 

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat laporan tentang penutupan operasional 42 pabrik akibat terdampak Covid-19, sehingga terpaksa merumahkan ribuan karyawan tanpa jaminan.

Kepala Bidang Hubungan Industri Disnakertrans Cianjur, Aries Heriansah saat dihubungi, Jumat (1/5), mengatakan belum ada keterangan resmi dari perusahaan soal pemutusan hubungan kerja (PHK) karena status karyawan masih dirumahkan untuk sementara.

"Saat ini status karyawan dirumahkan bukan di PHK meskipun sebagian besar tanpa jaminan. Kami dari dinas sudah meminta seluruh perusahaan yang ada di Cianjur untuk membuat laporan resmi secara tertulis terkait data karyawan," katanya.

Pihak dinas, ungkap dia, belum mendapatkan surat resmi dari masing-masing perusahaan terkait status karyawan yang dirumahkan tersebut, namun jika terjadi PHK, pihaknya akan bersifat tegas karena harus berdasarkan sejumlah permasalahan dan prosedur, tidak bisa langsung melakukan PHK.

"Kalau langsung di PHK bahaya, semua juga ada prosedurnya, dirumahkan alasannya karena korona, kalau sudah beres korona harus dipekerjakan kembali. Sedangkan terkait tunjangan, THR dan jaminan lainnya, dikembalikan ke komitmen awal antara karyawan dan perusahaan," katanya.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur, Ricky Ardhi mengatakan dinas akan meminta seluruh perusahaan yang ada di Cianjur segera membuat laporan tertulis terkait sampai kapan karyawanya akan dirumahkan.

"Kami sudah perintahkan sejak jauh hari agar laporan sudah masuk ke dinas, namun sampai saat ini, masih menunggu tanggapan dari perusahaan karena ini terkait nasib karyawan ke depan akan seperti apa setelah dirumahkan," katanya.

Ia menambahkan, setelah KLB Covid-19 usai, apakah mereka akan dipekerjakan kembali atau di PHK. Sehingga pihaknya akan mendesak pihak perusahaan untuk segera memberikan laporan terkait kejelasan bagi ribuan karyawan yang sudah dirumahkan sejak satu bulan terakhir.

"Sampai saat ini, kami baru mendapat penjelasan dari salah satu perusahaan yang sudah merumahkan seribuan karyawannya karena sudah tidak berproduksi. Perusahaan dan karyawan katanya sepakat hanya ada pekerjaan mereka dibayar," katanya. (OL-12)

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Gembira Loka Hampir Siap Terima Kunjungan Wisatawan

👤Agus Utantoro 🕔Jumat 03 Juli 2020, 22:27 WIB
Persiapan agar pengunjung merasa nyaman dan aman berkunjung ke GLZoo sudah hampir 100...
ANTARA/Ahmad Subaidi

Minyak Kayu Putih Sumbang PAD Hingga Rp10 Miliar

👤Ardi Teristi 🕔Jumat 03 Juli 2020, 22:17 WIB
Bahan baku adalah daun kayu putih dipasok dari kawasan hutan seluas 1.500 hektare di sekitar pabrik, di Kecamatan Playen, dan Nglipar, dan...
MI/Dwi Apriani

Enam Ruas Jalan di Palembang yang Rusak Ditarget Mulus

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 03 Juli 2020, 21:33 WIB
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatra Selatan, Kgs Syaiful Anwar mengatakan, enam ruas jalan di Kota Palembang yang kerap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya