Jumat 01 Mei 2020, 16:18 WIB

Ventilator Buatan UI Dinyatakan Lulus Uji Produk

Mediaindonesia.com | Humaniora
Ventilator Buatan UI Dinyatakan Lulus Uji Produk

Istimewa
COVENT-20, ventilator transport lokal rendah biaya berbasis sistem pneumatik yang dikembangkan oleh Tim Ventilator UI.

 

COVENT-20, ventilator transport lokal rendah biaya berbasis sistem pneumatik yang dikembangkan oleh Tim Ventilator Universitas Indonesia (UI) telah dinyatakan lulus uji produk untuk mode ventilasi CMV dan CPAP di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta, pada 29 April 2020.

Selanjutnya, COVENT-20 dijadwalkan untuk proses pra uji klinis dengan animal experiment di Indonesian Medical Education and Research Institute Fakultas Kedokteran UI (IMERI FKUI) dan uji klinis di rumah sakit yang ditunjuk, serta produksi dengan mitra industri.

Baca juga:Pandemik Covid-19 Peluang Unjuk Diri Guru Milenial

Pada tahap awal ini, UI menargetkan akan memproduksi 1.000 ventilator dalam waktu satu bulan untuk diserahkan kepada RS rujukan covid-19 melalui kolaborasi penggalangan donasi dari berbagai pihak yang dikoordinasikan oleh Ikatan Alumni Fakultas Teknik UI (ILUNI FTUI).

“Kami sangat bersyukur ventilator yang kami kembangkan ini akhirnya dapat dinyatakan lulus uji untuk dua mode ventilasi. Keunggulan ventilasi multimode COVENT-20 akan sangat membantu para tenaga medis dalam menangani PDP dan positif COVID-19 saat di perjalanan dengan mobil ambulans maupun saat di Instalasi Gawat Darurat (IGD),” ujar Basari selaku Ketua Tim Ventilator UI dalam keterangan pers Jumat (1/5/2020).

Ventilasi multimode COVENT-20 adalah Mode Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) digunakan untuk pasien PDP yang masih sadar, jadi hanya perlu dibantu diberikan oksigen ke paru-paru dengan tekanan positif, dan setiap napas dimulai dan dihentikan oleh pasien sendiri dengan volume tidal dan laju pernapasan yang ditentukan oleh mekanisme pernapasan mereka.

Mode Continuous Mandatory Ventilation (CMV) digunakan untuk pasien hilang kesadaran dengan gejala pneumonia yang mengalami kesulitan pernapasan, sehingga perlu dikontrol oleh mesin (time-triggered).

Baca juga:Kementerian PUPR Salurkan Bansos 56.125 Kantung Sembako Serentak

Rektor UI Ari Kuncoro menuturkan, biaya pembuatan COVENT-20 lebih rendah bila jika dibandingkan dengan tipe ventilator transport komersial yang tersedia saat ini. CONVENT-20 juga memiliki ventilasi multimode, hemat energi dengan baterai lithium-ion, memiliki bentuknya ringkas dan sederhana, pengoperasian yang mudah, serta menggunakan filter bakteri sehingga aman digunakan untuk pasien.

Tim Ventilator UI mengembangkan COVENT-20 sebagai Ventilator Transport kreasi anak negeri yang rendah biaya dengan sistem pneumatik di tengah keterbatasan stok ventilator impor dengan kondisi pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap alat kesehatan impor.

Tim Ventilator UI merupakan kolaborasi dari para peneliti di FTUI, FKUI, Rumah Sakit UI (RSUI), Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II Jurusan Teknik Elektromedik dan RSUP Persahabatan Jakarta, serta didukung perusahaan kalibrasi alat kesehatan PT Medcalindo. Inovasi karya UI ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan ventilator rumah sakit di Indonesia. (RO/A-3)

Baca Juga

DOK MI

Pasien Covid-19 di RSD Galang Sebanyak 36 Orang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:55 WIB
Sejak 12 April hingga hari ini ada 135 pasien yang terdaftar di rumah sakit tersebut. Sebanyak 98 orang dinyatakan sembuh Covid-19 atau...
AFP/Jason

Andalkan Kecerdasan Buatan Microsoft Hentikan Jurnalis

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:37 WIB
PHK adalah bagian dari dorongan yang lebih besar oleh Microsoft untuk mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengambil berita dan konten yang...
Antara

AR Google Permudah Hitung Jarak Sosial

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:32 WIB
Jika Anda memiliki perangkat Android, cukup buka browser Chrome dan buka goo.gle/sodar untuk mencoba alat baru bernama...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya