Jumat 01 Mei 2020, 15:37 WIB

PSBB Se-Jabar, Cianjur dan Sukabumi Minta Parsial

Benny Bastiandy | Nusantara
PSBB Se-Jabar, Cianjur dan Sukabumi Minta Parsial

Antara
Pemeriksaan suhu tubuh di Masjid Agung Sukabumi

 

SEBANYAK tiga dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dinyatakan sebagai zona merah covid-19. Kondisi ini menjadi dasar pertimbangan Pemkab Cianjur bersepakat jika usulan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara parsial.

Kabid Humas dan Data Operasi Gugus Tugas covid-19 Kabupaten Cianjur Teddy Artiawan mengatakan, hasil video konferensi yang dilakukan dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Rabu (29/4), Cianjur mendukung pelaksanaan PSBB mulai 6 Mei di 17 kabupaten/kota di Jabar.

Baca juga: Kabupaten Ciamis Sepakati PSBB Menyeluruh di 27 Kecamatan

Namun, kata Teddy, Kabupaten Cianjur mengusulkan PSBB secara parsial. "Sepertinya Kabupaten Cianjur parsial mengingat di beberapa wilayah masih ada yang merupakan zona hijau. Berdasarkan pemetaan di Posko Gugus Tugas, terdapat tiga kecamatan sebagai zona merah, yakni Kecamatan Cijati, Kecamatan Cugenang, dan Kecamatan Karangtengah," terang Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Cianjur itu,Jumat (1/5).

Baca juga: Sopir Travel Gelap Ditangkap Hendak Selundupkan Pemudik

Menurut Teddy, pelaksanaan PSBB yang direncanakan secara parsial di Kabupaten Cianjur juga didasari pertimbangan pengajuan dari setiap kabupaten dan kata disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Pilihannya, PSBB secara keseluruhan di wilayah bersangkutan atau dilakukan secara parsial.

"Jadi, kalau kecamatan zona merah, kemungkinan akan diberlakukan pembatasan atau penyekatan atau apapun istilahnya yang tepat, hanya wilayah itu saja. Kita fokuskan penanganan covid-19 di wilayah itu," ucap Teddy.

Baca juga: Kang Emil Ajukan PSBB untuk Seluruh Jawa Barat

PSBB parsial kemungkinan juga akan dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi. Terdapat delapan kecamatan yang notabene merupakan zona merah, kemungkinan akan melaksanakan PSBB parsial.

"Kami kemungkinan akan melaksanakan PSBB parsial. Tapi pada prinsipnya kami sepakat dengan rencana PSBB di seluruh wilayah di Jawa Barat yang pelaksanaannya disesuai dengan kondisi wilayah," terang Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Baca juga: Gubernur Emil Tolak PSBB Depok Diperpanjang 1 Bulan

Dari delapan kecamatan itu, enam di antaranya berbatasan langsung dengan Kota Sukabumi. Sisanya, dua kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Bogor.

"Di antara wilayah yang kasus positifnya tinggi berada di Kecamatan Cidahu dan Cicurug," ucap Marwan.

Marwan mengaku, kerangka PSBB sebetulnya sudah dilaksanakan Kabupaten Sukabumi sejak merebaknya virus korona. Misalnya dengan melakukan penyekatan atau check point di wilayah-wilayah perbatasan untuk membatasi kedatangan warga dari zona merah.

"Kami terus bergerak menangkal penyebaran covid-19 di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya. (X-15)

Baca Juga

MI/Tosiana

70 Taruna Akmil Ikuti Seleksi Penerbad

👤Tosiana 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:47 WIB
Sebanyak 70 orang taruna tingkat 1 Akademi Militer (Akmil) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengikuti seleksi untuk menjadi calon anggota...
Antara

New Normal, Pelindo 1 Kedepankan Layanan Berbasis Digital

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:41 WIB
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, akan mengedepankan sistem layanan berbasis digital dalam implementasi skenario New...
MI/Gaudensius Suhardi

Warga Diaspora Manggarai Surati Gubernur NTT dan Bupati

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:26 WIB
"Kami minta agar menaati bebeberapa regulasi tersebut dan menghentikan semua proses pemberian izin atas rencana pembangunan pabrik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya