Jumat 01 Mei 2020, 15:05 WIB

Jalur Konvensional Diperketat, Pemudik Lewat Jalur Tikus

Supardji Rasban | Nusantara
Jalur Konvensional Diperketat, Pemudik Lewat Jalur Tikus

ANtara/Asep Fathulrahman
Pemeriksaan terhadap kendaraan yang mau mudik di Pintu Tol Serang

 

Meskipun jalur mudik konvensional baik jalan arteri maupun jalan tol diperketat bahkan ditutup bagi kendaraan pemudik, tapi para pemudik tak kekurangan akal. Banyak yang tetap pulang kampung melalui jalur tikus.

Seperti yang terlihat di Fly Over (FO) Dermoleng di kota Kecamatan Ketranggungan Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Jumat (1/5). Kendaraan pemudik yang melintas melalui FO Dermoleng tersebut umumnya kendaraan pribadi bernomor polisi B (Jakarta).

Kendaraan dari arah Jakarta melalui jalur Ciledug Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Selanjutnya melintasi Kota Kecamatan Kersana Brebes, kemudian masuk Ketanggungan dan melewati di FO Dermoleng. Selanjutnya, menuju Purwokerto dan kota-kota di Jawa Tengah bagian selatan.

Baca juga: Sempat Diisolasi, 53 Tenaga Kesehatan RSUP Sardjito Negatif

Selain lewat FO Dermoleng, kendaraan pemudik tersebut juga lewat jalur tikus lainnya, masih melalui Kota Kecamatan Ketanggungan. Jadi, sebelum ke arah FO Dermoleng belok kiri dan masuk jalur tikus Ketanggungan-Dukuhturi.

Kendaraan pemudik yang lewat jalur tikus tersebut biasanya akan melanjutkan perjalanan ke arah Semarang via kota Kecamatan Jatibarang Brebes, terus ke Slawi Kabupaten Tegal dan bablas ke Semarang.

Sorang pengatur jalan atau 'Pak Ogah' di jalur tikus Ketanggungan-Dukuhturi, Rojak membenarkan banyak pemudik yang melalui jalur tikus itu, terutama kendaraan pribadi.

"Yang paling banyak kalau malam hari hingga dini hari. Umumnya mobil-mobil travel yang mengangkut pemudik," tutur Rojak.

Rojak dan teman-temannya sesama Pak Ogah mengaku tidak sempat menghitung berapa kendaraan pemudik setiap harinya. "Karena begitu terima uang dari sopir, ya sudah. Nggak ngitung-ngitung berapa jumlah kendaraan pemudik yang lewat sini," jelas Rojak.

Seperti diketahui, pemerintah Kabupaten Brebes bersama Tim TNI dan POLRI serta instansi terkait, sebenarnya sudah mendirikan empat Posko Terpadu Pemantau Pemudik. Posko di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat tersebut  sudah beroperasi sejak 24 Aril lalu.

Empat posko berada di jalan nasional/arteri Jalur Pantura Desa Kecipir Kecamatan Losari, Exit Tol Pejagan, Exit Tol Brebes Barat, dan Exit Tol Brebes Timur atau Brexit.

Petugas gabungan di posko terpadu tersebut sudah melakukan pengetatan dengan memerintahkan kendaraan pemudik golongan satu/yakni mobil pribadi travel dan bus yang datang dari arah Jakarta untuk putar balik. (OL-14)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Dana Calhaj Bangkalan yang Batal Berangkat Tahun Ini Aman

👤Mohammad Ghazi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:40 WIB
KANTOR Kemenag Bangkalan, Jawa Timur, menjamin uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) calon jamaah haji (Calhaj) yang sudah dilunasi dan...
Antara

Tas Hitam Diduga Bom Gegerkan Warga Cikampek

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:30 WIB
WARGA Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang digegerkan temuan benda diduga...
Dok MI

Dari 279 Pasien Covid di Mimika Papua, 100 Orang Sembuh

👤Marcelinus Kelen 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:30 WIB
JUMLAH kumulatif angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua bertambah. Hari ini (Selasa, 2/6) ada tambahan 7...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya