Jumat 01 Mei 2020, 16:00 WIB

Proyek Kelima On Stream, Produksi Gas Bertambah 31,5 Juta MMscfd

Raja Suhud | Ekonomi
Proyek Kelima On Stream, Produksi Gas Bertambah 31,5 Juta MMscfd

Dok. SKK Migas
Proyek pengembangan Lapangan Bukit Tua Phase-3 yang dikelola oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd. 

 

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)  berhasil menyelesaikan Proyek pengembangan Lapangan Bukit Tua Phase-3 yang dikelola oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd.  Penyelesaian proyek ini tepat waktu di tengah kondisi pandemi covid-19.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menyatakan proyek tersebut didesain untuk menambah produksi gas sebesar 31,5 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) dan minyak sebesar 3.182 barel minyak per hari (BOPD). 

"Proyek pengembangan Bukit Tua Phase-3 merupakan proyek yang sangat penting mengingat tambahan produksi migas yang dihasilkan cukup besar yang akan sangat bermanfaat bagi konsumen khususnya di Jawa Timur." Ujar Dwi di Jakarta, Jumat (1/5).

Proyek yang berada di perairan Madura, Jawa Timur ini menyerap dana Investasi sebesar US$ 15,1 juta. Proyek Bukit Tua Phase-3 merupakan proyek kelima yang telah on stream dari sebelas proyek yang ditargetkan oleh SKK Migas di tahun 2020.

Sebelumnya, keempat proyek telah on stream di Kuartal I-2020 yaitu proyek Grati Pressure Lowering, proyek pengembangan Lapangan gas Randugunting, proyek pengembangan Lapangan gas Buntal-5, dan pembangunan Sembakung Power Plant dimana proyek-proyek tersebut memberikan tambahan produksi gas 80 MMscfd dan menghasilkan listrik 4 MegaWatt (MW).

"Walaupun kondisi sangat sulit, harga minyak rendah dan pandemi covid-19, kami sangat mengapresiasi kinerja dari KKKS Petronas yang tetap berkomitmen dalam mengawal keberhasilan proyek Bukit Tua Phase-3. Ini menjadi bukti bahwa proyek migas tidak akan berhenti walaupun dalam kondisi sulit seperti sekarang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta masyarakat setempat ditengah berkurangnya aktivitas ekonomi akibat covid-19. Ini semakin menegaskan pentingnya hulu migas sebagai penggerak perekonomian nasional," tambah Dwi.

Dwi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah yang memberikan kelonggaran dan dukungan bagi upaya mobilitas personil dan material ditengah upaya penanggulangan COVID-19.

"Dukungan yang diberikan semakin memperkuat keyakinan kami bahwa proyek hulu migas yang ditargetkan on stream di tahun 2020 dapat direalisasikan sesuai waktu yang telah ditetapkan," ujarnya. (RO/E-1)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 0%

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:05 WIB
Penurunan terjadi pada konsumsi rumah tangga, investasi hingga impor maupun...
DOK KEMENKOPUKM

MenkopUKM: Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:52 WIB
Teten melihat selama PSBB ada perilaku konsumen yang berubah. Penjualan di e-commerce mulai Maret 2020 terus meningkat hingga...
Antara/Andika Wahyu

Hutama Karya Mulai Sosialisasikan New Normal di Ruas Tol

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:49 WIB
Tol yang dikeloa oleh Hutama Karya masih tetap berjalan normal sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol serta dengan tetap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya