Jumat 01 Mei 2020, 14:08 WIB

Program Jajag Jujug Bae dari Pemkab Purbalingga untuk Ojol

Lilik Darmawan | Nusantara
Program Jajag Jujug Bae dari Pemkab Purbalingga untuk Ojol

MI/Susanto
Ojol di Jakarta

 

Menyikapi dampak pandemi covid-19 terhadap transportasi ojek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Jawa Tengah meluncurkan progam 'becerâ' atau belanja kebutuhan dapur dari rumah. Program yang dinamakan 'Jajag Jujug
Bae' (JJB) diluncurkan pada Jumat (1/5) dengan menggandeng Kampung Marketer dan Koperasi Ojek Online (Ojol) Mitra Usaha Perwira.

Ketua Koperasi Ojol Mitra Usaha Perwira, Aji Purwoko mengatakan program JJB sangat membantu ojek daring yang sangat terdampak covid-19. "Pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap pendapatan ojol. Karena itulah, begitu ada ajakan, kami sangat antusias. Baik nanti di Pasar Segamas maupun pusat jajan UMKM di Purbalingga Food Center (PFC)," kata Aji.

Menurutnya, koperasi yang beranggotakan 230 tukang ojol baik motor maupun mobil telah melayani di Pasar Segamas dan di PFC dengan cakupan layanan seluruh Purbalingga. Nantinya, kerja sama ini akan berlanjut ke Pasar Bobotsari dan Bukateja.

Baca juga: Hari Buruh, Pemerintah Diminta Perhatikan Tenaga Medis Honorer

"Tukang ojek yang melayani akan mengambil dari pasar terdekat pemesan, sehingga mempercepat waktu dan meringankan
ongkos. Maksimal dalam waktu 30 menit, pesanan sudah sampai ke rumah," jelas Aji.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan pemkab berusaha untuk terus mengingatkan kepada masyarakat agar tetap di rumah.

"Termasuk untuk belanja ke pasar. Lebih baik pesan menggunakan JJB. Cukup dari ponsel melalui aplikasi WA, belanja bisa dari rumah. Pembayaran dilakukan di rumah saat pesanan diterima," katanya.

Selain itu, dengan adanya JJB, maka akan membantu ojol yang terdampak covid-19. Pedagang juga tetap dapat berjualan karena ada pesanan. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

Total Kasus Sembuh Covid-19 di Riau Capai 76

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Ssaat ini Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, Riau telah menerima 5.458 spesimen swab. Selain itu, alat PCR juga telah memeriksa...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Dua Hari Terakhir Nihil Tambahan Positif Korona di DIY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Secara keseluruhan, hasil tes PCR sudah menyatakan 226 orang positif, dengan rincian 95 masih dirawat, 132 orang sudah sembuh, dan 8...
DOK MI

Kasus Sembuh Korona di Sragen Bertambah

👤Widjajadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 00:40 WIB
Delapan pasien yang sembuh dari sergapan positif korona itu langsung diperbolehkan pulang dari tempat perawatan di  RSUD dr Soehadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya