Jumat 01 Mei 2020, 13:17 WIB

Mentan SYL: Anak Muda Harus Terbiasa dengan Teknologi dan Digital

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan SYL: Anak Muda Harus Terbiasa dengan Teknologi dan Digital

Istimewa/Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengharapkan generasi muda mampu terbiasa dengan sistem digital online.

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menggelar seminar Indonesia Agriculture Forum 2020 yang berlangsung melalui video teleconference, Kamis (30/4). Seminar tersebut digelar dengan tujuan menjadikan pendidikan vokasi sebagai pendidikan berkualitas pada bidang qualified agri creator dan qualified job seeker.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengharapkan generasi muda mampu terbiasa dengan sistem digital online dalam melakukan aktivitas kreator di bidang pangan pertanian.

"Karena itu pendidikan vokasi harus menjadi jawaban di tengah pandemi Covid-19. Terutama bagi anak muda yang diharapkan selalu terbiasa dengan digital. Apalagi pendidikan adalah sebuah proses dan tantangan baru yang harus kita hadapi," ujar Mentan SYL di ruang Agriculture War Room (AWR) Kementan, Jakarta, Kamis (30/4).

Syahrul mengharapkan seluruh pusat pendidikan pertanian baik di politeknik pembangunan pertanian (polbantan) maupun di perguruan tinggi lainya mampu menghadirkan sumber daya manusia (SDM) petani milenial yang gigih dan memiliki rasa keingintahuan pada perkembangan ilmu pengetahuan.

Generasi petani milenial tersebut, menuru SYL, selalu dibutuhkan Indonesia untuk menjaga persaingan global yang semakin sulit dan kompetitif.

"Karakter seorang petani adalah petarung di lapangan. Karena itu negara membutuhkan anak bangsa yang kritis dalam melakukan segala hal. Sipat kritis ini bisa mengukur tingakt kecedasan seseorang," tegas Mentan.

SYL mengatakan, untuk melahirkan generasi semacam itu, maka ke depan pendidikan vokasi perlu melakukan kompetisi yang dimotori oleh pemikiran dan mental tangguh. "Dengan begitu, nantinya akan lahir petani milenial kreatif dan mampu berpikir inovatif dalam memajukan sektor pertanian ke depan," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Dedi Nursyamsi mengaku bangga dengan alumni Polbangtan yang kini bisa berbicara banyak di dunia pertanian.

Sejak awal, kata Dedi, metode pembalajaran di polbangtan yang selalu mengikuti alur majunya perkembangan jaman dengan basis utamanya, teknologi. Pola seperti itu, ditambahkan Dedi, akan memudahkan anak muda dalam melakukan kegiatan bertani dengan digital.

"Yang terpenting mereka mampu menciptakan sikap profesional, mandiri, dan berjiwa entrepeneur. Sejauh ini, beberapa alumni Polbangtan sudah ada yang tergabung dalam stratp up pertanian. Dan ini sangat luar biasa," tutupnya.

Dalam seminar Indonesia Agriculture Forum 2020, turut hadir di antaranya adalah Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Patdono Suwignjo, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Pungky Sumandi, Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria, dan Ketua Departemen Hortikultura Kadin Karen Tambayong. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rahmad

BI: Nilai Tukar Rupiah Masih Berpotensi Menguat Lagi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 16:26 WIB
Nilai tukar rupiah untuk saat ini pukul 15.43 berada di angka Rp13.998 per USD. Menurut Perry menguatnya nilai rupiah saat ini disebabkan...
Ist

Ditunjuk Jadi Bank Kustodian, BRI Siap Sukseskan Program Tapera

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Juni 2020, 16:23 WIB
Tapera merupakan program pemerintah untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyelenggaraan tabungan...
MI/Ramdani

Garuda Indonesia Bantah Kabar PHK 135 Pilot

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 16:04 WIB
Ratusan pilot tidak di-PHK, namun mengalami percepatan perjanjian kontrak akibat pandemi covid-19. Manajemen menegaskan PHK sebagai opsi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya