Jumat 01 Mei 2020, 10:33 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Pendidikan yang Terdampak Covid-19

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Pemerintah Diminta Perhatikan Pendidikan yang Terdampak Covid-19

ANTARA/M Risyal Hidayat
Seorang karyawan berjalan di depan ruangan SMK Negeri 27 Jakarta yang ditutup karena pandemi covid-19.

 

DAMPAK wabah covid-19 menerjang berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut sekitar 56% sekolah swasta di Tanah Air mengalami kesulitan dan meminta agar pemerintah membantu operasional sekolah tersebut.

"Kami belum lakukan kajian dan memperoleh laporan lengkap yang mendalam tentang kondisi sekolah dan madrasah kami. Namun, karena 100% satuan pendidikan atau satpen kami yang berjumlah sekitar 21 ribu-- terdiri dari sekitar 13 ribu madrasah dan 8 ribu sekolah--mengandalkan uang SPP untuk operasional maupun gaji, tentu satpen kami mengalami kesulitan keuangan," papar Kepala Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdatul Ulama, KH Arifin Junaidi menjawab Media Indonesia, Jumat (1/5).

Arifin mengutarakan pihaknya harus menggaji sekitar 600 ribu PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang selama ini karena gajinya di bawah UMK memiliki penghasilan dari pekerjaan atau usaha lain.

Baca juga: Mentan SYL: Pendidikan Vokasi Cetak Milenial Pertanian Tangguh

Mengingat sebagian besar berpenghasilan dari sektor informal yang karena pandemi covid-19 ini kolaps, PTK NU juga mengalami kesulitan ekonomi.

"Kami juga tidak bisa meminta orangtua murid untuk tetap membayar uang SPP karena sebagian besar mereka juga berpenghasilan kecil dan sangat membutuhkan uang yang seharusnya untuk membayar SPP itu," cetusnya.

Dikatakan LP Maarif berusaha mengumpulkan donasi untuk membayar gaji PTK tapi hasilnya kurang menggembirakan.

"Kami berharap pemerintah membantu PTK kami, baik dari dana BOS, dana-dana lain untuk pendidikan dan memasukkan PTK kami ke dalam daftar penerima bantuan untuk warga yang terdampak covid-19," pungkas Arifin.

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad mengutarakan survei yang dilakukan Kemendikbud mengungkap sekitar 56% sekolah swasta yang ada meminta pemerintah membantu pada masa krisis ini

Survei juga menyebutkan sekitar 60% siswa di sekolah negeri dan swasta meminta agar SPP dibayar 50%.

Wabah covid-19 menyebabkan sejumlah orangtua siswa mengalami kendala keuangan yang berkorelasi dengan kemampuan dalam membayar SPP.

Sementara itu, operasional sekolah swasta, sebagian besar masih mengandalkan SPP yang berasal dari siswa.

"Untuk SD dan SMP negeri tidak masalah karena mereka tidak membayar SPP. Namun, untuk SMA dan SMK negeri maupun sekolah swasta sebagian memiliki kewajiban untuk membayar SPP," kata dia.

Hamid menambahkan, untuk SMA dan SMK negeri, yang menentukan besaran pembayaran SPP itu adalah dinas pendidikan. Untuk itu, dia meminta agar sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan jika ada kemungkinan opsi penurunan SPP.

"Nah, yang paling berat itu sekolah swasta karena belum ada skema khusus untuk membantu mereka," kata Hamid yang mengakui belum ada skema dari Kemendikbud untuk membantu sekolah SMA/SMK swasta tersebut. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/FAKHRI HERMANSYAH

​​​​​​​Warga yang Belum Pernah Menerima Bantuan Jadi Prioritas

👤Gana Buana 🕔Senin 01 Juni 2020, 10:27 WIB
Warga yang belum pernah bantuan dari manapun diprioritaskan. Mekanisme tersebut ditempuh melalui musyawarah...
Medcom.id

Pemerintah Terus Berupaya Capai 10 Ribu Tes Spesimen per Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:19 WIB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, pada Minggu (31/5), jumlah spesimen yang diperiksa...
MI/BARRY FATHAHILLAH

Kemenkes Sebut Kasus DBD Melandai

👤Atalya Puspa 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:57 WIB
Meskipun kini kasus DBD terkendali, Kemenkes tetap mendorong masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya