Kamis 30 April 2020, 22:53 WIB

ASN Kota Serang yang Mudik Bakal Dikenai Sanksi

Antara | Nusantara
ASN Kota Serang yang Mudik Bakal Dikenai Sanksi

Antara
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B. Muhsinun.

 

BADAN Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang akan memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar larangan mudik, di antaranya menonaktifkan dari jabatanya dan diberhentikan secara tidak hormat.

Kepala BKPSDM Kota Serang Ritadi B. Muhsinun di Serang, Kamis (30/4), mengatakan bagi ASN yang melanggar atau bepergian keluar daerah atau mudik akan dijatuhi hukuman disiplin sesuai ketentuan. "ASN yang melanggar larangan mudik itu ada sanksinya, terkait PP 53 tentang disiplin ASN dan mekanismenya ada di situ. Ada hukuman ringan, sedang, dan berat," kata dia.

Ritadi menjelaskan jika ditemukan ASN yang memaksa mudik dan tanpa izin kemudian berdampak pada instansi pemerintah serta masyarakat, akan dijatuhi sanksi kategori berat berupa pemberhentian secara tidak hormat. "Itu sanksinya bisa berupa diturunkan pangkatnya, atau juga diberhentikan secara tidak hormat," katanya.

Untuk hukuman kategori sedang, lanjut Ritadi, berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah, sedangkan hukuman ringan, diberikan teguran atau surat tertulis. "Kalau sedang itu hukumannya berupa penurunan pangkat atau jabatan dan hukuman ringan kita akan beri teguran," kata dia.

Terkait dengan pelaksanaan kebijakan bekerja dari rumah, pihaknya akan melakukan pengawasan dengan memerintahkan setiap ASN mengirimkan posisi lokasi terakhirnya, kemudian di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus memberikan laporan tertulis kepada wali kota. "Dan sekarang ASN itu harus melakukan 'share' (membagikan) lokasi untuk bisa melacak posisinya, itu wajib dilakukan setiap hari. Kemudian juga harus memberikan laporan tertulis dari masing-masing OPD kepada wali kota," kata dia.

Ia berharap, seluruh ASN Kota Serang mematuhi larangan mudik tersebut dalam upaya pengurangan penyebaran COVID-19 di masyarakat bisa terlaksana. "Imbauannya kita menindaklanjuti dari surat Kemenpan RB dan memberikan penegasan saja, karena di surat edaran sendiri sudah lengkap," kata Ritadi. (OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN

Temanggung Akan Kucurkan Bantuan Rp4,9 Miliar Untuk 6000 UMKM

👤Tosiani 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:54 WIB
Bantuan  anggaran dari Pemkab Temanggung hanya akan diberikan pada pelaku usaha kecil dan usaha mikro yang usahanya goyah akibat...
MI/Lilik Darmawan

Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Pangandaran

👤Kristiadi 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:36 WIB
BPBD Kabupaten Pangandaran melaporkan ratusan rumah di Deda Majingklak Kecamatan Kalipucang terendam banjir rob dengan ketinggian 30-40...
MI/Dwi Apriani

Harga Daging Ayam di Aceh Naik Drastis

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:26 WIB
Selain harga daging sapi dan daging kerbau, harga daging ayam di Aceh naik drastis sejak H-2 lebaran hingga sekarang. Harga daging ayam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya