Kamis 30 April 2020, 22:45 WIB

Kalsel Mulai Batasi Operasional Armada Bus

Antara | Nusantara
Kalsel Mulai Batasi Operasional Armada Bus

Antara
Calon penumpang bersiap naik bus di Terminal Kalideres, Jakarta, Rabu (22/4).

 

PENGUSAHA transportasi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Kalimantan Selatan mulai membatasi pengoperasian armada bus penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Seorang pengusaha AKDP Nuraqsin Qomarudin, di Banjarmasin, Kamis (30/4), mengatakan pembatasan armada itu mulai dilakukan sejak sebulan terakhir sebagai upaya menahan penyebaran wabah.

"Sebenarnya kita ingin tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, tetapi apa boleh buat, kondisinya seperti ini, kita mematuhi imbauan pemerintah dalam penanganan Covid-19," ujarnya.

Selain pemilik armada yang merugi karena armada diistirahatkan, sopir atau awak bus juga mengaku tidak dapat penghasilan, padahal keperluan dapur rumah tangga tetap harus terpenuhi.

Nuraqsin mengaku sesekali mengoperasikan armadanya, terutama apabila ada kebutuhan mendesak, seperti penumpang yang membutuhkan layanan transportasi untuk sebuah keperluan yang tidak bisa ditunda.

Namun, operasional tetap menggunakan prosedur yang benar, seperti penumpang harus memakai masker dan jumlah penumpang dibatasi dengan tempat duduk tidak berdekatan.

Sebelum pemberangkatan armada, bus disemprot dengan menggunakan cairan disinfektan, dan penumpang harus mengukur suhu tubuh terlebih dahulu.

Setelah sampai di tempat tujuan dan usai mengantar semua penumpang, armada bus juga kembali disemprot dengan disinfektan, dan seluruh tempat duduk harus dibersihkan. "Alhamdulillah, selama ini tidak ada masalah," terangnya.

Terkait dengan mudik lebaran, pengusaha muda ini kemungkinan tidak akan mengoperasikan armadanya sesuai imbauan pemerintah tentang larangan mudik.

Sebelumnya, anggota Komisi V DPR Irwan menginginkan adanya kepastian bahwa kebijakan larangan mudik dilaksanakan hingga ke pemerintahan di tingkat paling bawah guna mengatasi penyebaran Covid-19. "Kebijakan Presiden Jokowi harus ditindaklanjuti sampai ke jajaran pemerintahan di tingkat bawah," kata Irwan dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Menurut dia, perintah Presiden ini harus dikontrol oleh jajaran kementerian terkait khususnya Kementerian Perhubungan. "Kalau sudah pelarangan mudik, maka akses darat, laut dan udara di luar angkutan logistik dan yang dikecualikan lainnya ya harus ditutup dari Jakarta," katanya. (OL-12)

Baca Juga

Dok MI

Total Kasus Sembuh Covid-19 di Riau Capai 76

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Ssaat ini Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, Riau telah menerima 5.458 spesimen swab. Selain itu, alat PCR juga telah memeriksa...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Dua Hari Terakhir Nihil Tambahan Positif Korona di DIY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Secara keseluruhan, hasil tes PCR sudah menyatakan 226 orang positif, dengan rincian 95 masih dirawat, 132 orang sudah sembuh, dan 8...
DOK MI

Kasus Sembuh Korona di Sragen Bertambah

👤Widjajadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 00:40 WIB
Delapan pasien yang sembuh dari sergapan positif korona itu langsung diperbolehkan pulang dari tempat perawatan di  RSUD dr Soehadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya