Kamis 30 April 2020, 20:38 WIB

KPAI Nilai Kombes Ngajib Sukses Deradikalisasi Anak

RO/Micom | Megapolitan
KPAI Nilai Kombes Ngajib Sukses Deradikalisasi Anak

dok polda metro jaya
Ketua KPAI Susanto memberikan penghargaan kepada Kombes Mohammad Ngajib.

 

PRESTASI Direktur Samaptha Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Ngajib dalam menangani kasus anak yang terpapar paham radikalisme dan terorisme kembali berbuah penghargaan.

Kali ini penghargaan diberikan Ketua KPAI Susanto kepada Ngajib. Sebelumnya, penghargaan serupa diberikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius.

Ngajib diganjar penghargaan atas kinerjanya menangani anak yang terpapar ideologi radikalisme dengan mengedepankan upaya perlindungan terhadap anak berinisial RES.

“Alhamdulillah penghargaan yang diberikan oleh Ketua KPAI dan Kepala BNPT ini menjadi motivasi buat saya untuk terus berprestasi dan membuat karya yang bermanfaat bagi orang lain,” kata Mohammad Ngajib di Jakarta, Kamis (30/4).

Ngajib, yang juga Ketua Tim Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Covid-19 Polda Metro Jaya, mengatakan RES merupakan satu-satunya anak di bawah umur yang terpapar ideologi radikalisme dari Bahrun Naim di Suriah.

Pada 2017, RES sudah masuk dalam jaringan teroris dan berhasil membuat enam bom asap yang telah diuji-coba. Dia juga mampu membuat senjata AK 46 rakitan.

“Alhamdulillah selama tujuh bulan dilakukan pembinaan dan berhasil dikeluarkan dari ideologi radikal. Saat ini anak tersebut telah berprestasi dan menyelesaikan sekolahnya di SMK di Sukabumi,” kata Ngajib.

“Setelah program deradikalisasi selesai dan sampai saat ini tetap dilakukan pendampingan. Sampai sekarang anak tersebut tetap normal dan jauh dari perilaku dan faham ideologi radikal,” imbuh Ngajib.

Menurut dia, orangtua memiliki peran penting agar anak-anaknya terbebas dari ancaman radikalisme.

“Orangtua harus menjadi teladan yang baik di dalam keluarga. Orangtua juga harus memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap anak-anaknya dalam menggunakan media sosial,” tuturnya. (J-1)

Baca Juga

Dok. Pemprov DKI Jakarta/Tim Riset MI

Perketat Pengawasan Zona Merah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:25 WIB
Penerapan protokol kesehatan dilakukan karena masih ada warga yang berstatus positif covid-19 di...
MI/Bary Fatahillah

Status PSBB Jakarta Belum Jelas, Warganet Riuh di Medsos

👤Imsi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 22:23 WIB
Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto meminta warga menunggu kabar resmi tersebut....
AFP

H-1 PSBB, 4.074 Perusahaan di DKI Masih Terapkan WFH

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:19 WIB
Sebanyak 4.074 perusahaan di DKI masih konsisten menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menjelang H-1 masa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya