Kamis 30 April 2020, 11:40 WIB

Film-Film Bertema Jazz

Fathurrozak | Weekend
Film-Film Bertema Jazz

Instagram @greenbook
Salah satu cuplikan adegan Green Book yang berkisah tentang pianis Don Shirley (kanan) dengan supirnya Tony Vallelonga.

TANGGAL 30 April menjadi perayaan International Jazz Day. Musik jazz yang selalu identik dengan improvisasi dan interpretasi mengesankan musik ini sebagai genre yang menyimbolkan kebebasan. Jika kamu ingin mengetahui beberapa sosok musisi jazz legendaris, berikut rekomendasi Media Indonesia. Bukan hanya tokoh nyata, kami juga sajikan beberapa film fiksi bertema jazz yang juga menarik untuk ditonton.

1. Miles Davis: Birth of The Cool (2019)

Miles Davis merupakan musisi jazz asal Amerika. Ia dikenal dengan instrumen terompetnya.
Miles Davis: Birth of The Cool merupakan dokumenter garapan Stanley Nelson. Sementara itu, suara parau Davis dalam film ini disulih suara oleh Carl Lumbly yang bertindak sebagai narator. Nelson menemui banyak orang yang bersinggungan dengan Davis. Beberapa narsum yang dilibatkan dalam dokumenter ini diantaranya Quincy Jones, Carlos Santana, dan Herbie Hancock.

Kita bisa melihat bagaimana Davis menjadi inovator yang selalu memunculkan ide-ide baru dalam jazz. Juga kita akan melihat bagaimana ia selalu membentuk kelompok jazz dengan beragam musisi. Miles Davis: Birth of The Cool bisa disaksikan di Netflix.

2. Dr. Don Shirley: Green Book (2018)

Dr. Don shirley merupakan pianis kulit hitam era 60-an. Sempat menuai kritik karena dianggap melakukan narasi 'penyelamat putih', film Green Book akhirnya memenangi Oscar atau Academy Awards 2019 sebagai film terbaik.

Selain sebagai the best picture, film yang mengisahkan perjalanan Shirley dan sopirnya yang berasal dari ras kulit putih Tony Vallelonga (Viggo Mortensen) itu juga membawa pulang dua kategori penghargaan lain, yakni original screenplay dan best supporting actor lewat aktor Mahershala Ali sebagai Shirley.

Sebelum memenangi Oscar, film yang dikritik karena gagasan bahwa orang kulit berwarna hanya bisa berhasil jika orang kulit putih merintis jalan bagi mereka itu sudah membawa pulang penghargaan untuk film terbaik (musikal atau komedi) di Golden Globes dan penghargaan People's Choice di Festival Film Toronto


What Happened, Miss Simone? (2015)

Nina Simone, adalah penyanyi sekaligus pianis. What Happened, Miss Simone? merupakan dokumenter yang disutradarai oleh Liz Garbus. Melalui dokumenter ini, kita bisa mengenali sedikit kisah mengenai penyanyi yang juga aktivis ini. Dengan rekaman-rekaman yang belum pernah terdengar, juga cuplikan arsip langka, What Happened, Miss Simone? memberi ruang kita untuk mengenali musisi jazz ini.

Adegan pembuka, dimulai dengan kutipan dari Maya Angelou, “MIss Simone, you are idolized, even loved, by millions now. But what happened, Miss Simone?” Dilanjutkan dengan cuplikan rekamannya saat tampil di panggung, membawakan Good King Wenceslas. What Happened, Miss Simone? bisa disaksikan di Netflix.

3. Chasing Trane (2016)

Chasing Trane merupakan dokumenter tentang John Coltrane, musisi jazz yang dikenal dengan instrumen saksofonnya. Disutradarai oleh John Scheinfeld, dokumenter ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peristiwa bersejarah membentuk musik John Coltrane.

Film ini diproduksi dengan partisipasi penuh dari keluarga Coltrane dan dukungan dari label rekaman yang secara kolektif memiliki katalog Coltrane. Chasing Trane juga bisa disaksikan di Netflix.

4. Whiplash (2014)

Whiplash merupakan film fiksi yang berkisah tentang Andrew Neiman(Miles Tyler). Drummer jazz muda yang ambisius. Andrew dimentori oleh Terence Fletcher (J.K. Simmons), yang kejam dengan Andrew untuk mendorong kemampuan bermusiknya. Lewat perannya, Simmons diganjar piala Oscars.

Whiplash juga bersaing untuk nominasi film terbaik pada Academy Awards 2015. Ini merupakan film kedua Damien Chazelle, setelah film fitur debutnya, Guy and Madeline on a Park Bench (2009) yang juga berpusat dengan tema musik jazz. Whiplash bisa disaksikan di Prime Video.

5. La La Land (2016)

Tentu masih ingat dengan adegan saat para kru, pemain, dan produser sudah naik ke panggung dan pidato untuk kemenangannya sebagai best picture Oscars 2017 dan ternyata yang menang adalah Moonlight.

La La Land merupakan garapan Damien Chazelle, dimainkan oleh Ryan Gosling dan Emma Stone. Film musikal ini juga berkisah tentang seorang musisi jazz, Sebastian dan Mia seorang aktris. Keduanya sama-sama mengejar mimpi mereka. Mia yang bercita-cita tinggi dalam profesinya sebagai aktor, sementara Sebastian, pianis jazz yang memiliki dedikasi terhadap musiknya. Film ini membawa Emma Stone, dan Damien Chazelle meraih piala Oscars. La La Land bisa disaksikan di Prime Video. Atau Anda bisa menyaksikannya secara gratis di Youtube pada 1 Mei. (M-1)

Baca Juga

Unsplash/ Roberto Valdivia

Dianggap Atasi Cemas, Studi Tunjukkan Ganja Berakibat Sebaliknya

👤Fathurrozak 🕔Rabu 03 Juni 2020, 18:30 WIB
Konsumsi ganja yang mengandung tetrahidrokanabinol (THC) berkonsentrasi tinggi secara rutin, justru dapat menyebabkan meningkatnya...
Unsplash/Mimi Thian

Agar Stres WFH Tidak Berlanjut ke Risiko Stroke

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 03 Juni 2020, 15:30 WIB
Risiko stres tetap mengintai saat WFH terutama karena makin kaburnya batasan antara jam kerja dengan waktu...
 Jeroen JUMELET / ANP / AFP

Beberapa Museum Terkenal di Eropa Kembali Beroperasi

👤Bagus Pradana 🕔Rabu 03 Juni 2020, 12:15 WIB
Kapel Sistine dan Museum Vatican pun mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Namun, mereka diwajibkan menaati protokol khusus sebelum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya