Kamis 30 April 2020, 07:00 WIB

Tahun Ajaran Baru Bisa Digeser

(Bay/AU/LD/RF/H-1) | Humaniora
Tahun Ajaran Baru Bisa Digeser

MI/ BARY FATHAHILAH
ilustrasi MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH: Suasana saat peserta didik baru menyimak materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

 

PEMERINTAH diminta membuat skenario pembelajaran sebagai antisipasi jika krisis covid-19 berlangsung lama. Salah satu yang diusulkan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) dalam diskusi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yakni menggeser tahun ajaran (TA) baru dari Juli ke Januari.

Alternatif tersebut nantinya bisa dilaksanakan bila tahun ajaran baru 2020/2021 tetap dimulai pada Juli 2020 yang pembelajarannya dilakukan secara jarak jauh melalui daring maupun luring tidak efektif. "Skenario terberatnya ialah tahun ajaran baru diundur menjadi Januari 2021. Artinya, ada pergeseran yang fundamental terhadap sistem pendidikan nasional. 'Kekosongan' pembelajaran enam bulan ke depan bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan edukatif," kata Wakil Sekjen FSGI Satriwan, kemarin.

Menurutnya, usulan tersebut mengemuka saat diskusi virtual bersama KPAI. Walaupun tahun ajaran baru menjadi Januari 2021, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tetap berjalan sehingga persiapannya bisa lebih lama.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Evy Mulyani menjelaskan pihaknya masih mengkaji berbagai macam rencana untuk memastikan keberlangsungan pendidikan. "Hingga saat ini seluruh perencanaan terus dilaksanakan. Belum ada kebijakan perubahan tahun ajaran," ujarnya.

Dikatakan merujuk Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020, proses PPDB juga akan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya dengan metode daring. Kegiatan belajar-mengajar di berbagai daerah dilaporkan juga menyesuaikan dengan kondisi wabah covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Asrori, kemarin, mengatakan masa belajar di rumah itu diperpanjang hingga 15 Mei. Jika sudah dinyatakan aman, jelasnya, sekolah bisa kemudian menggelar ujian semester untuk kebutuhan kenaikan kelas mulai 8 Juni. "Namun jika pandemi belum berakhir, sekolah bisa menggelar ujian akhir sekolah dengan cara daring," katanya. (Bay/AU/LD/RF/H-1)

Baca Juga

covid19.go.id/Riset MI-NRC

Pola Hidup Baru Turunkan Penularan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:47 WIB
Data terbaru pasien sembuh dari covid- 19 bertambah lagi 252 orang sehingga total pasien sembuh menjadi...
MI/BARY FATHAHILAH

Kemenag Beri Wewenang kepada Kecamatan

👤Ifa/Ins/JS/X-11 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:30 WIB
Kebijakan itu akan dievaluasi setiap bulan terkait dengan situasi pandemi. Bila ada rumah ibadah di sebuah kecamatan tapi sering digunakan...
Dok Instagram @armandmaulana04

Armand Maulana Hibur Tenaga Medis

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:10 WIB
PENYANYI Armand Maulana, 49, telah menjalankan beragam aksi sosial selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya