Kamis 30 April 2020, 08:15 WIB

MRT Gratiskan Sewa Gerai UKM Hingga Juni

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
MRT Gratiskan Sewa Gerai UKM Hingga Juni

MI/RAMDANI
Pintu akses masuk ke stasiun MRT ditutup dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 di kawasan Senayan Jakarta.

 

WABAH covid-19 telah melemahkan perekonomian. Sektor transportasi ikut terdampak karena keharusan operator menerapkan pembatasan penumpang dan jam operasional karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Akibatnya, jumlah penumpang menurun drastis. PT MRT Jakarta pun mengambil kebijakan dengan menggratiskan biaya sewa gerai khusus UKM di stasiun-stasiun.

Pemberian relaksasi biaya sewa gerai ini berlaku hingga Juni mendatang.

Baca juga: Polisi Selidiki Jasa Pengantar Mudik

"Tenan ada dua jenis, ada tenan 'middle class' dan ada tenan yang kita kategorikan UMKM. UMKM itu kita berikan relaksasi karena yang paling punya dampak adalah tenan-tenan kecil. Kita berikan relaksasi tidak bayar sementara selama 3 bulan," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dalam konferensi pers Forum Jurnalis secara daring, Rabu (29/4).

William melanjutkan, untuk selanjutnya, jika wabah covid-19 masih mewabah hingga lewat Juni, ia akan mempertimbangkan kelanjutan pemberian relaksasi tersebut.

"Kita lihat 3 bulan ini. Kalau masih berlanjut, kita lihat lagi. Kita juga lihat kapasitas mereka untuk bangkit," terang William.

Sementara untul retail besar sampai dengan saat ini belum ada kebijakan pemberian relaksasi biaya sewa tenan. Sejauh ini, pihak PT MRT Jakarta juga terus melakukan komunikasi dengan pihak tenan.

"Untuk tenan besar, sampai hari ini, kita terus kelola dan belum ada kebijakan seperti apa. Karena ini mitra strategis kita. Memang semua mengalami itu dan belum ada kebijakan khusus yang kita keluarkan," tukasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan PSBB sejak 10 April-23 Maret. PSBB diperpanjang sejak 24 April hingga 22 Mei. Selama masa tersebut MRT Jakarta memberlakukan pembatasan jumlah penumpang maksimal yakni hanya 360 orang per rangkaian kereta dari sebelumnya 1.900 orang per rangkaian kereta. Pembatasan dilakukan untuk menjaga physical distancing antar penumpang. (OL-1)

Baca Juga

MI/Bary Fatahillah

Status PSBB Jakarta Belum Jelas, Warganet Riuh di Medsos

👤Imsi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 22:23 WIB
Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto meminta warga menunggu kabar resmi tersebut....
AFP

H-1 PSBB, 4.074 Perusahaan di DKI Masih Terapkan WFH

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:19 WIB
Sebanyak 4.074 perusahaan di DKI masih konsisten menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menjelang H-1 masa...
Antara

DPRD : DKI Bakal Terapkan PSBB Transisi Selama 1 Bulan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:33 WIB
Skema PSBB transisi selama satu bulan dirancang dengan monitoring dan evaluasi yang ketat dihampir tiap aktivitas warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya