Kamis 30 April 2020, 01:50 WIB

Warga Kota Semarang Belum Sepenuhnya Patuhi PKM

Haryanto | Nusantara
Warga Kota Semarang Belum Sepenuhnya Patuhi PKM

MI/Haryanto
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat meninjau pelaksanaan aturan PKM di Kota Semarang.

 

PEMBATASAN kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Semarang, Jawa Tengah telah berlangsung selama tiga hari. Namun, kesadaran masyarakat untuk mendukung program itu masih sangat rendah.

Hal itu terlihat saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersepeda keliling Kota Semarang, Rabu (29/4). Sambil menunggu waktu berbuka, Ganjar melihat secara langsung penerapan PKM di Kota Semarang.

Memang ada perubahan setelah penerapan PKM itu. Namun di beberapa titik, Ganjar masih menemukan masyarakat berkerumun dan tidak memakai masker. Melihat hal itu, Ganjar langsung turun dan memberikan edukasi. Beberapa ada yang langsung paham dan mengiyakan, namun ada juga yang ngeyel dan tetap tidak peduli meskipun ditegur.

Di Jalan Brigjen Katamso Majapahit Pedurungan, Ganjat memberi teguran keras kepada pedagang dan pembeli yang berkerumun. Dengan nada keras, ia meminta pedagang untuk menghentikan sebentar aktivitasnya.

"Bu, mandek sedilut (berhenti sebentar). Bapak ibu saget dikandani mboten (bisa diomongi tidak), bakule kui mandek sik dodolane, rungokno aku (penjualnya itu berhenti dulu melayani pembeli, dengarkan saya). Nek sampean ora gelem nganggo masker, ora iso jaga jarak, ora oleh dagang maneh lho (kalau tidak mau pakai masker dan tidak jaga jaran, nanti tidak boleh berjualan)," ujar Ganjar.
 
Ganjar mengatakan bahwa Kota Semarang telah menerapkan sistem PKM yang mewajibkan masyarakat menjalani beberapa aturan seperti jaga jarak, menggunanakan masker, dan lainnya.

Kepada petugas Satpol PP, polisi dan TNI, Ganjar meminta mereka agar bertindak tegas. Apabila saat patroli melihat ada kerumunan di warung warung, rumah makan atau kafe yang tidak mempedulikan jaga jarak dan tidak memakai masker, Ganjar meminta menindak tegas untuk membubarkan. (R-1)

Baca Juga

Dok MI

Total Kasus Sembuh Covid-19 di Riau Capai 76

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Ssaat ini Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, Riau telah menerima 5.458 spesimen swab. Selain itu, alat PCR juga telah memeriksa...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Dua Hari Terakhir Nihil Tambahan Positif Korona di DIY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Secara keseluruhan, hasil tes PCR sudah menyatakan 226 orang positif, dengan rincian 95 masih dirawat, 132 orang sudah sembuh, dan 8...
DOK MI

Kasus Sembuh Korona di Sragen Bertambah

👤Widjajadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 00:40 WIB
Delapan pasien yang sembuh dari sergapan positif korona itu langsung diperbolehkan pulang dari tempat perawatan di  RSUD dr Soehadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya