Rabu 29 April 2020, 18:10 WIB

Layanan Tenaga Medis Tanpa Batas di saat Pergerakan Terbatas

Mediaindonesia.com | Humaniora
Layanan Tenaga Medis Tanpa Batas di saat Pergerakan Terbatas

Dok.Borderless Healthcare
Di tengah wabah virus korona masyarakat kini banyak yang lebih memilih untuk berkonsultasi melalui platform online.

 

PANDEMI covid-19 yang terjadi di hampir seluruh dunia memang membuat  pergerakan individu menjadi sangat terbatas. Bahkan, hal ini membuat sebagian orang merasa khawatir dan enggan untuk ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainnya walau tengah menjalani pengobatan rutin atau sakit.

Tidak jarang masyarakat kini banyak yang lebih memilih untuk berkonsultasi melalui platform online sebagai solusi.  Sayangnya, platform online yang ada saat ini masih konvensional, dengan kata lain konsultasi hanya sebatas pada pasien yang menyampaikan keluhan kepada dokter memberikan solusinya secara terbatas dan standar.

Baca juga: Cegah Tangkal Covid-19

Hal ini tentu saja bukan merupakan perawatan kesehatan yang menyeluruh. Diungkapkan dr Wei Siang Yu, pendiri dan komisaris Borderless Healthcare Group, pihaknya meluncurkan solusi kesehatan masyarakat dan kesehatan yang bisa dilakukan di dalam rumah.

Menurut dr Wei, platform tersebut adalah mesin telehealth pertama yang memungkinkan dokter keluarga di setiap negara untuk membuat model online-to-offline 'perawatan bersama tanpa batas' yang secara paralel juga akan melibatkan para spesialis top terkemuka di dunia.

Dalam sistem raksasa ini sudah tersedia lebih dari dua puluh ribu halaman konten yang mudah dicerna yang ditulis oleh dokter terkenal dan didukung oleh video call center multi-bahasa yang jika diperlukan dilengkapi dengan kemampuan blockchain dan kemampuan pengenalan wajah.

Ia menambahkan, pasien bisa mendapatkan dukungan para ahli kesehatan multi-disiplin dari negara-negara seperti Singapura, Thailand, Tiongkok, Eropa, Hong Kong, Amerika, Kanada, Australia, dan masih banyak lagi dengan tanpa ada hambatan bahasa. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 60-80 dokter spesialis top dunia dari berbagai negara.

"Dengan platform ini, biaya pengobatan pun menjadi lebih hemat dibandingkan dengan musti menjalani pengobatan diluar negeri," tutupnya. (RO/A-1)

Baca Juga

Istimewa

Polri Ajak Humas Pemerintah Kerjasama Konter Isu Negatif

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 19:00 WIB
POLRI mengajak jajaran humas instansi pemerintah yang tergabung dalam Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk turut serta...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Sepekan PSBB, Pergerakan Orang Mulai Meningkat

👤Astri Novaria 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:51 WIB
Pengamat Bidang Ekonomi The Indonesian Institute M. Rifki Fadilah mengatakan sepekan setelah PSBB Transisi di Jakarta terjadi peningkatan...
MI/Indrastuti

Ini Kata Pakar Tentang Impostor Syndrome

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:25 WIB
Impostor syndrome merupakan kondisi di mana seseorang tidak mampu menerima dan menginternalisasi keberhasilan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya