Rabu 29 April 2020, 18:21 WIB

Dirut Garuda Angkat Bicara Soal Isu Mafia Umrah

Hilda Julaika | Ekonomi
Dirut Garuda Angkat Bicara Soal Isu Mafia Umrah

MI/Dwi Apriani
Jemaah Palembang sudah menjalani rangkaian umrah.

 

PT Garuda Indonesia Tbk. mengklaim tidak ada mafia umrah di tubuh Garuda Indonesia. Meski begitu, Direktur Utama (Dirut) Irfan Setiaputra mengatakan agen perjalanan umrah dan haji sempat mengeluh kesulitan mendapatkan tiket umrah secara langsung dari maskapai.

Namun, itu lantaran Garuda Indonesia hanya menjual tiket melalui agen tertentu sebagai bagian dari strategi penjualan. Hal itu ia sampaikan saat mengikuti Rapat Dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (29/4).

Baca juga:Garuda Indonesia Kebingungan Bayar Utang Jatuh Tempo Juni Ini

“Saya meluruskan di perihal tiket umroh ini tidak ada mafia. Namun memang strateginya pada waktu itu hanya menjual all sell melalui agen tertentu saja,” ujar Irfan.

Namun, tak dapat dipungkiri strategi ini justru menimbulkan kerugian bagi Garuda Indonesia. Pasalnya, saat menjual tiket ke agen tersebut,  harga diberikan di bawah cost yang harus dikeluarkan oleh maskapai nasional ini. Sehingga menciptakan kerugiaan untuk penerbangan umrah.

“Dan ketika kita menjual ke agen tersebut kita menjual dengan harga yang di bawah harga atau cost kita sehingga kita mengalami kerugian untuk penerbangan umrah,” tambahnya.

Diketahui saat ini Garuda Indonesia tengah mengalami persoalan keuangan yang cukup sulit. Selain kerugian untuk penerbangan umrah, masih terdapat utang yang jatuh tempo pada Juni 2020 ini sebesar US$ 500 juta.

Baca juga: Protokol Kesehatan dan Aktivitas Industri Seharusnya Seirama

Pihak Garuda tengah melakukan sejumlah upaya dan diskusi untuk menyelesaikan masalah finansial yang juga sebagai akibat pandemi covid-19. (Hld/A-3)

Baca Juga

Istimewa

Moeldoko dan Fadli Zon Sepakat Akhiri Dualisme HKTI

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 22:05 WIB
Kedua pimpinan HKTI ini melihat kesejahteraan petani dan pertanian menjadi tugas bersama dan keduanya sepakat menyisihkan konflik yang...
Istimewa

Kemenaker Apresiasi Bantuan Kesehatan untuk Pekerja Migran

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Mei 2020, 22:04 WIB
Para mantan pekerja migran merupakan kelompok yang turut terdampak pandemi covid-19). Sampai saat ini sekitar 70 ribu pekerja migran harus...
Antara/Nova Wahyudi

Ini Yang Disampaikan Menko Airlangga ke DPR Soal Kenormalan Baru

👤M Ilham Ramadhan 🕔Kamis 28 Mei 2020, 21:35 WIB
Data yang tersaji menunjukkan beberapa daerah yang telah siap untuk menerapkan new...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya