Rabu 29 April 2020, 14:32 WIB

Polisi Selidiki Jasa Pengantar Mudik yang Bisa Terobos Petugas

Sri Utami | Megapolitan
Polisi Selidiki Jasa Pengantar Mudik yang Bisa Terobos Petugas

Antara
Petugas memantau arus lalulintas melalui CCTV di Area Traffic Control Sistem

 

DIRLANTAS Polda Metro Jaya telah mengetahui beredarnya jasa pengantaran mudik dengan menjanjikan bisa menerobos pos penjagaan petugas.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya telah mengetahui beredarnya jasa tersebut dan akan dilakukan penyelidikan. 

"Kami akan selidiki. Kami sudah tahu beredarnya informasi itu," ujarnya 

Sambodo tetap meminta masyarakat untuk tetap mematuhi aturan larangan mudik tahun ini untuk memutus rantai penularan virus korona.

"Penjagaan tetap dilakukan dan masyarakat diminta untuk tetap mematuhi aturan ini," imbuhnya. 

Sementara itu sebanyak 23.310 kendaraan baik roda dua maupun roda empat tercatat melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Dari jumlah tersebut 13.096 di antaranya melakukan pelanggaran tidak mengenakan masker saat berkendara. Jumlah tersebut merupakan total penindakan yang dilakukan sejak 13-28 April. 

"Jumlah penindakan teguran paling banyak yakni tidak menggunakan masker," ucapnya, Rabu (29/4).

Selain itu jenis pelangggaran lain yang paling banyak dilakukan yakni terkait jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kendaraan. Kondisi ini terjadi sejak hari pertama PSBB diterapkan atau berjumlah 4.712 kendaraan pelanggar. 

Sedangkan sebanyak 2.426 pengendara sepeda motor melanggar aturan tidak memakai sarung tangan kemudian 1.843 pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan KTP yang berbeda. 

"Pelanggaran ojek online berpenumpang 370," ujarnya. 

Di sisi lain jumlah kendaraan yang dipaksa untuk putar balik hingga Selasa (28/4) sebanyak 886 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat tipis dari satu hari sebelumnya yakni 882 kendaraan. 

"Untuk putar balik pada Senin dan Selasa ada penambahan di jalan arteri yakni 145 dan 321 jumlah kendaraan," tuturnya. 

Penerapan putar balik di jalan arteri tersebut baru dilakukan selama dua hari dengan jumlah yang mengalami peningkatan. Sedangkan kendaraan yang putar balik di pos pemantauan di Cikarang Barat dan Bitung jumlahnya terus menurun. (OL-2).

 

Baca Juga

 MI/ANDRI WIDIYANTO

Dinas Gulkarmat Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 46 Lokasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 08:25 WIB
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta melakukan penyemprotan disinfektan atau sterilisasi lingkungan di fasilitas umum, fasilitas sosial, dan...
MI/Susanto

Pengelola Mal Bersiap Operasi Kembali

👤Ins/Ssr/J-1 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:44 WIB
Semua orang wajib menggunakan masker selama berada di area Grand Indonesia. Kami menerapkan physical distancing dengan memasang stiker...
DOK MI

Dinkes DKI: Positif Covid-19 di Jakarta Capai 7.153 Kasus

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 03:20 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya