Rabu 29 April 2020, 10:49 WIB

Vaksinasi dan Imunisasi Harus Tetap Jalan di Tengah Wabah Korona

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Vaksinasi dan Imunisasi Harus Tetap Jalan di Tengah Wabah Korona

MI/Widjajadi
Di tengah pandemik covid-19, imunisasi dan vaksinasi anak tidak bleh ditunda.

 

DOKTER spesialis anak Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Fita Wirastuti mengingatkan, vaksinasi dan imunisasi harus tetap berjalan walaupun berada  di tengah pandemik covid-19.

"Imunisasi dasar wajib tetap dikerjakan. Misal, kondisinya memang tidak memungkinkan boleh ditunda maksimal 1 bulan,tapi sekali lagi sebisa mungkin dilakukan sesuai jadwal," kata Fita dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).

Vaksinasi dan imunisasi sangat penting karena merupakan salah satu upaya untuk melindungi diri dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Prinsip kerja vaksin adalah memicu pertahanan tubuh dengan cara memaparkan bakteri atau virus yang sudah dilemahkan, agar sistem pertahanan tubuh membentuk proteksi atau antibodi.

Fita menjelaskan, pemberian vaksin dilakukan secara spesifik untuk mengatasi penyakit tertentu. Melalui vaksin, risiko infeksi berbagai penyakit berbahaya dan mematikan diharapkan bisa ditekan. Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan vaksin, antara lain TBC, difteri pertusis, polio, campak, rubela, cacar air, pnumonia oleh HIB dan pneumokokus, hepatitis A, hepatitis B, tifoid, serta meningitis.

"Vaksinasi ini wajib diberikan untuk melindungi diri dan orang lain," lanjut dia. 

Cakupan imunisasi yang tinggi, lebih dari 90%, dapat membentuk kekebalan komunitas (herd immunity). Namun, apabila cakupan imunisasi rendah atau di bawah 90%, kekebalan kelompok yang bisa memberikan perlindungan bagi banyak orang akan sulit terbentuk.Kendati vaksin wajib diberikan bagi setiap orang, ada beberapa kelompok orang yang memang tidak bisa divaksinasi. Salah satunya adalah mereka yang mengalami alergi saat divaksinasi.

Di tengah pandemik covid,-19, masyarakat pun tidak perlu khawatir pergi ke rumah sakit untuk imunisasi ataupun vaksin. Ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penularan virus korona. Misalnya, para orang tua dapat terlebih dahulu membuat perjanjian dengan rumah sakit agar bisa memotong waktu tunggu saat di rumah sakit.

baca juga: Selundupkan Narkoba, Pegawai Lapas Perempuan Kerobokan Ditangkap

Fita menambahkan pihak rumah sakit telah membuat alur yang aman bagi masyarakat yang hendak imunisasi, berobat, ataupun yang mengantar pasien. Pihak rumah sakit telah melakukan pemisahan ruangan bagi para pengunjung dengan pasien, termasuk yang akan menggunakan layanan imunisasi. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Cak Imin Salurkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu di Sikka

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 11:46 WIB
Bantuan dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar langsung diperuntukan bagi warga kurang mampu yang ada di wilayah Kelurahan Wairotang,...
DOK Pemprov Kalimantan Tengah

Kalteng Siap Gelar Pilkada Serentak dan Ikuti Protokol Kesehatan

👤Surya Sriyanti 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 11:36 WIB
Pilkada serentak di Kalimantan Tengah akan mengikuti protokol kesehatab dengan disiapkan tempat cuci tangan untuk peserta pemilih dan...
MI/Martinus Solo

Covid, Festival Budaya Internasional di Tambrauw Digeser ke 2021

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 11:30 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tambrauw Abraham Mayor menambahkan, penundaan ini dirasa sangat berat karena sudah dipersiapkan sejauh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya