Rabu 29 April 2020, 08:49 WIB

​​​​​​​Milisi Haftar Serang Rumah Sakit di Tripoli

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
​​​​​​​Milisi Haftar Serang Rumah Sakit di Tripoli

AFP/IBRAHIM CHALHOUB
Sebuah mobil terbakar selama bentrokan antara pengunjuk rasa dan tentara Libanon di kota pelabuhan utara Tripoli, Selasa (28/4).

 

PASUKAN yang setia kepada panglima perang Khalifa Haftar melakukan serangan roket, Rabu (29/4) dini hari, di sebuah rumah sakit lapangan di Tripoli, ibu kota Libia.

Milisi menyerang rumah sakit, yang terletak di jalan bandara di Tripoli selatan, dengan setidaknya enam roket, menurut sebuah pernyataan oleh pusat pers Volcano of Rage yang dipimpin Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA).

Serangan itu menimbulkan kerusakan besar pada rumah sakit dan ambulans.

Pernyataan itu menambahkan milisi terus menargetkan rumah sakit dan staf kesehatan.

Dalam pesan video Senin, Haftar secara sepihak mendeklarasikan dirinya sebagai penguasa Libia.

Baca juga: Korban Covid-19 AS Lampaui yang Terbunuh di Perang Vietnam

Menunjuk demonstrasi jalanan di daerah-daerah di bawah kendalinya, ia mengklaim telah menerima mandat rakyat Libia untuk memerintah negara itu.

Dia mengatakan perjanjian Skhirat yang ditandatangani pada 2015 oleh pihak-pihak yang bertikai di Libia di bawah naungan PBB adalah ‘sesuatu dari masa lalu’.

Sejak penggulingan mendiang penguasa lama Muammar Khadafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libia. Yaitu komandan militer pemberontak Khalifa Haftar di Libia timur, didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan GNA di Tripoli, yang menikmati pengakuan PBB dan internasional. (AA/A-2)

 

 

Baca Juga

Dok: Amerika Bersatu

Soal Black Lives Matter, Amerika Bersatu Serukan Persatuan NKRI

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Juni 2020, 15:36 WIB
“Saya mengimbau seluruh WNI untuk berhati-hati, jangan sampai terpancing suasana yang panas, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan...
 AFP/Christian Hartmann 

Merkel: Bukan Hanya AS, Rasisme Juga Terjadi di Jerman

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 15:15 WIB
Merkel meminta warganya agar tidak mengabaikan isu rasisme di Jerman. Kendati demikian, Merkel menilai kasus kematian George Floyd sangat...
AFP/ESTEBAN COLLAZO

Kasus Covid-19 Argentina Lampaui 20.000

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 14:30 WIB
Menurut para pejabat, jumlah kasus virus covid-19 yang dikonfirmasi di Argentina melampaui angka 20.000, Kamis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya